Sabtu, 05 Desember 2020 05:58

Pimpinan Tak Lengkap, Rapat Banmus Belum Putuskan Tanggal Paripurna Usulan Pergantian Ketua DPRD

Jumat, 07 Agustus 2020 11:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Pimpinan Tak Lengkap, Rapat Banmus Belum Putuskan Tanggal Paripurna Usulan Pergantian Ketua DPRD
DPRD Gresik ketika menggelar rapat paripurna. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan dengan agenda penetapan tanggal paripurna usulan pergantian Ketua DPRD, mengalami jalan buntu, Kamis (6/8)  kemarin.

Sebab, peserta rapat Banmus saling silang pendapat terkait penentuan tanggal paripurna lantaran harus terlebih dulu minta persetujuan pimpinan DPRD lain yang ketika itu tak ikut rapat.

Akhirnya, rapat Banmus memutuskan bahwa penentuan tanggal paripurna usulan pergantian Ketua DPRD Gresik ke Gubernur Jatim diserahkan kepada rapat pimpinan DPRD.

"Tanggal paripurna belum ditentukan. Yang pasti paripurna dijadwalkan bulan Agustus ini, dibarengkan bersamaan dengan agenda paripurna lain," kata Mujid kepada BANGSAONLINE.com.

Ketua Fraksi PKB, Moh. Abdul Qodir membenarkan bahwa Banmus menyerahkan kepada pimpinan DPRD untuk menentukan tanggal paripurna usulan pergantian Ketua DPRD.

"Untuk penentuan tanggal paripurna saja yang diserahkan kepada pimpinan DPRD," tegas Abdul Qodir kepada BANGSAONLINE.com.

Menurut Abdul Qodir, penentuan tanggal paripurna diserahkan kepada pimpinan untuk menyesuaikan agenda mereka. Mengingat, ada 2 dari 4 pimpinan DPRD Gresik yang bakal running pada Pilbup Gresik 2020. Yakni Ketua DPRD Fandi Akhmad Yani (PKB) dan Wakil Ketua DPRD Asluchul Alif (Gerindra).

"Kan jadwal mereka padat. Makanya perlu disesuaikan," pungkas calon pengganti Fandi Akhmad Yani ini.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim juga memastikan paripurna usulan pergantian Ketua DPRD akan digelar bulan ini. "Kami akan rapat dulu untuk menentukan tanggalnya. Yang pasti, paripurna digelar bulan Agustus ini," kata Nurhamim.

Anha, begitu sapaan akrab Ahmad Nurhamim mengungkapkan, rapat Banmus membahas agenda paripurna pergantian Ketua DPRD itu sebagai tindaklanjut surat DPC PKB Gresik No. 4823/DPC-03/V/A2/VII/2020, tentang usulan pergantian pimpinan DPRD periode 2019-2024 yang dikirim ke DPRD tertanggal 13 Juli 2020.

Dalam surat tersebut, DPC PKB Gresik menarik Fandi Akhmad Yani dari jabatan Ketua DPRD, dan digantikan oleh Moh. Abdul Qodir (Ketua Fraksi PKB).

Anha lebih lanjut menyatakan, bahwa Fandi Akhmad Yani juga akan mundur dari keanggotaan DPRD lantaran maju pada Pilbup Gresik 2020.

"Jadi, nanti seperti mekanisme yang diatur dalam perundangan-undangan, per 4 September anggota DPRD yang maju Pilkada 2020 harus sudah bikin pernyataan mundur," katanya.

"Pilkada tahun ini 2 anggota DPRD yang maju, yakni Gus Yani (Fandi Akhmad Yani) dan Mas Alif (Asluchul Alif). Makanya per 4 September saat pembukaan pendaftaran oleh KPU, keduanya harus membuat pernyataan mundur dari keanggotaan DPRD," pungkas Ketua DPD Golkar Gresik ini.

Seperti diberitakan, DPP PKB memutuskan mencopot Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani dari jabatan Ketua DPRD Gresik periode 2019-2024 dan mengangkat Ketua Fraksi PKB Moch Abdul Qodir sebagai penggantinya.

Pencopotan dan pergantian itu mengacu Surat Keputusan (SK) DPP PKB Nomor 3013/DPP/01/VII/2020. PKB merekomendasi Moch. Abdul Qodir sebagai Ketua DPRD Gresik menggantikan Fandi Akhmad Yani.

SK pergantian pimpinan DPRD Gresik dari PKB ditandatangani Ketua Umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar dan Sekjend M. Hasanudin Wahid pada 3 Juli 2020. (hud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...