Senin, 21 September 2020 10:52

Tim Bapaslon Perseorangan Surabaya Laporkan KPU dan Bawaslu ke DKPP

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:17 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Nanang Fachrurrozi
Tim Bapaslon Perseorangan Surabaya Laporkan KPU dan Bawaslu ke DKPP

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Tak puas hasil klarifikasi dengan KPU Surabaya, tim bakal pasangan calon perseorangan (Bapaslon) Pilwali Surabaya 2020, Yasin - Gunawan akan melaporkan KPU dan Bawaslu Surabaya ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu). Mereka menuding KPU-Bawaslu berkonspirasi mengganjalnya agar tak bisa maju di Pilwali Surabaya 2020.

“Rekomendasi Bawaslu ke KPU tidak sesuai dengan substansi aduannya. Bagaimana tidak? Substansi aduannya yakni 104.575 pendukung yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) karena belum diverifikasi faktual (verfak), namun rekomendasi Bawaslu ke KPU justru hanya 29 orang. Dan 29 orang yang dihadirkan ini adalah saksi-saksi yang diajukan dari Yasin-Gunawan,” ujar Yoyok, Ketua Tim Bapaslon Yasin-Gunawan, pada BANGSAONLINE.com melalui selulernya, Minggu (1/8/2020).

Yoyok mempertanyakan sisa puluhan ribu nama dukungan yang dilaporkan karena tak diverfak, di luar 29 orang yang direkomendasikan bawaslu. Sebanyak 29 orang itu pun juga saksi yang diajukan oleh tim.

Tak hanya itu, yang makin membuat kubu Bapaslon Yasin-Gunawan geram, hasil rekomendasi Bawaslu ke KPU tidak menyertakan lampiran nama saksi-saksi yang bakal dihadirkan untuk klarifikasi verfak.

“Kami baru mengetahui setelah diundang KPU berbarengan dengan 29 saksi-saksi tersebut. Kami tim Bapaslon hanya diberi selembar rekomendasi pemberitahuan tentang status laporan/temuan, tanpa ada lampiran 29 nama-nama itu. Anehnya lagi, saya gak habis pikir, di lampiran tertera sejumlah 14 orang, tapi yang diundang untuk hadir di KPU 29 orang," tegas Yoyok heran.

Dengan fakta itu, dia merasa keberatan akan keputusan hasil rekomendasi Bawaslu saat menghadiri undangan KPU, Jumat (31/7) malam di kantor KPU, Jalan Adityawarman.

"Makanya, hari ini, saya bersama tim dan Pak Gunawan terbang ke Jakarta. Kami sudah banyak bukti terkait perilaku-perilaku para penyelenggara ini dan kami akan mengadu ke DKPP,KPU RI, Bawaslu RI, dan ke Mendagri," pungkas Yoyok. (nf/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...