Rabu, 05 Agustus 2020 21:16

Belum Dapat Izin dari Gugus Tugas, KBM Tatap Muka SDN Gunungsari 04 Kota Batu Dihentikan

Jumat, 31 Juli 2020 20:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Agus Salimullah
Belum Dapat Izin dari Gugus Tugas, KBM Tatap Muka SDN Gunungsari 04 Kota Batu Dihentikan
Guru SDN Gungsari 04 sedang mengecek suhu tubuh satu per satu siswa sebelum memulai KBM.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di SDN Gunungsari 04 Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang berlangsung sejak tahun ajaran baru 13 Juli 2020 lalu, akhirnya dihentikan. Hal itu menyusul saran dari Dinas Pendidikan Kota Batu agar pihak sekolah terlebih dulu minta izin kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu.

"Kami mohon maaf, untuk sementara KBM tatap muka di sekolah kami dihentikan sambil menunggu surat dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Batu," ujar Drs. Indaryanto, Kepala SDN Gunungsari 04 kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (31/7) malam.

Dengan dihentikannya KBM tatap muka ini, akhirnya guru-guru melakukan KBM home visit atau kunjungan ke rumah siswa-siswi.

Dikonfirmasi terkait hal ini, M. Chori, Juru Bicara Gugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu belum memberikan pernyataan.

Seperti diberitakan sebelumnya, SDN Gunungsari 04 Kota Batu terpaksa menggelar KBM tatap muka sejak tahun ajaran baru 2020/2021, gara-gara tidak terjangkau jaringan internet.

Lokasi SDN Gunungsari 04 sendiri berada di Dusun Brau, yang secara topografi berada di sebuah lembah di kawasan pegunungan Kota Batu. Di dusun ini tidak ada sinyal internet, sehingga untuk mencegah ketertinggalan pelajaran lebih jauh, pihak sekolah memutuskan menyelenggarakan KBM tatap muka.

Sebagai sekolah yang berada di lembah pegunungan, tak banyak murid yang bersekolah di SDN Gunungsari 04. Dari semua kelas yang ada, mulai kelas 1 sampai kelas 6, total hanya ada 44 siswa saja.

Adapun dalam pelaksanaannya, setiap kelas mendapatkan jatah KBM dua hari sekali. Untuk kelas 1 dan 2 mendapatkan giliran hari Senin dan Kamis, kelas 3 dan 4 hari Selasa dan Jumat, dan kelas 5 dan 6 hari Rabu dan Sabtu. Selain itu durasi KBM juga dipangkas sebanyak 1,5 jam setiap harinya.

Selama KBM, anak didik maupun guru juga menerapkan protokol kesehatan. Mulai penggunaan masker, hand sanitizer, pengukuran suhu tubuh, dan cuci tangan. Serta disediakan jam istirahat yang digunakan untuk berolah raga sambil berjemur, serta makan bersama dari bekal yang dibawa dari rumah. (asa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...