Sabtu, 08 Agustus 2020 13:48

Punya Dua Masjid, Tebuireng Pisah Lokasi Jamaah Santri dan Masyarakat Salat Idul Adha

Jumat, 31 Juli 2020 12:37 WIB
Editor: MMA
Punya Dua Masjid, Tebuireng Pisah Lokasi Jamaah Santri dan Masyarakat Salat Idul Adha
Inilah masjid Pesantren Tebuireng peninggalan Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari yang hingga kini dibiarkan utuh. Tampak arsitekturnya masih asli. Masjid ini kini sudah diperluas dengan arsitektur modern, namun bagian depan dan dalam masjid ini dibiarkan utuh. foto: ist/ bangsaonline.com

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Penyelenggaraan Salat Idul Adha di Pesantren Tebuireng Jombang tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan, lokasi salat antara santri dan masyarakat sekitar juga dibedakan.

"Masjid utama Pesantren Tebuireng kami khususkan untuk santri dan pengurus. Sedangkan masyarakat sekitar kami siapkan lokasi salat di Masjid Ulul Albab, yang berada di samping Pondok Putri," kata Juru Bicara Gugus Tugas Pesantren Tangguh Tebuireng Nur Hidayat, Jumat (31/7/2020).

Di Tebuireng memang ada dua masjid. Pertama, masjid utama yang berada di tengah pesantren Tebuireng. Dalam catatan BANGSAONLINE.com, masjid ini merupakan peninggalan Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari yang kini sudah diperluas dengan arsitektur modern pada kepemimpinan KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). 

(Bagian depan masjid Pesantren Tebuireng yang sudah diperluas dengan arsitektur modern pada kepemimpinan KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). foto: ist/ bangsaonline.com)

Namun bangunan utama masjid peninggalan Hadratussyaikh itu dibiarkan utuh, tak diubah sedikit pun. Antara lain mihrab, pengimaman, bahkan lantainya pun tetap asli. Sehingga masjid yang penuh sejarah itu bisa disaksikan oleh generasi kapan pun karena memang bernilai cagar budaya. 

Masjid asli ini pernah ditinjau berbagai lembaga internasional, baik karena arsitekturnya yang khas, maupun nilai sejarahnya yang tinggi, yaitu menjadi sentra perjuangan kemerdekaan RI dan pengembangan Islam di Indonesia, terutama paham Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang kemudian melahirkan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia bahkan dunia.        

Kedua, masjid yang berada di luar arena pesantren utama. Masjid ini diberi nama Ulul Albab. Masjid Ulul Albab Tebuireng ini dibangun pada era kepemimpinan KH Yusuf Hasyim. Masjid ini merupakan hadiah dari Presiden Ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie saat Pesantren Tebuireng merayakan Satu Abad Pesantren Tebuireng pada 1999. Sebelum pandemi, masjid tersebut tidak difungsikan sebagai lokasi salat Jumat. 

Hidayat menambahkan, pembagian lokasi jamaah ini juga berlaku untuk pelaksanaan salat Jumat. "Kebijakan tersebut berlaku mulai salat Jumat hari ini hingga ada pemberitahuan lebih lanjut," imbuh dia.

Kebijakan ini diambil, kata Hidayat, seiring dengan mulai kembalinya santri dan akan segera dimulainya aktivitas pembelajaran di pesantren. "Kami ingin memastikan bahwa seluruh jamaah salat bisa menjaga jarak fisik yang aman sesuai protokol kesehatan," tegasnya.

Meskipun dipisahkan dengan santri, masyarakat yang melaksanakan salat Id dan salat Jumat di Masjid Ulul Albab juga tetap diwajibkan memenuhi protokol kesehatan.

Selain Masjid Ulul Albab, santri putri Tebuireng juga menyelenggarakan salat Id di lokasi terpisah. Mereka menggelar salat Id di kompleks Pondok Putri Tebuireng dengan imam dan khatib perempuan. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...