Wali Kota Risma saat memberikan uang santunan dan beasiswa secara simbolis kepada anak dari Almarhumah Suhartatik. (foto: ist).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menerima bantuan berupa 12 ton beras dari BP Jamsostek Surabaya di Balai Kota Surabaya, Selasa (28/7/2020).
Bantuan yang berasal dari beberapa kantor cabang yang ada di Surabaya tersebut, selanjutnya didistribusikan kepada serikat pekerja di Kota Pahlawan yang terdampak pandemi Covid-19.
BACA JUGA:
- Surabaya Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah, Program Kemis Mlipis Curi Perhatian
- Sterilisasi Gratis Jadi Kado Ulang Tahun Surabaya ke-733, DKPP Siapkan Kuota 100 Kucing Lokal
- Wali Kota Eri Cahyadi Tunjuk Wawali Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Plh Selama Ibadah Haji
- Kado HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Tambah Empat Mobil Perpustakaan Listrik
Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan itu pun langsung diserahkan kepada Serikat Pekerja Nasional (SPN) untuk selanjutnya disalurkan kepada pekerja yang terdampak.
“Untuk yang beras saya juga tidak berani membagi karena BPJS ini kan dapat iuran dari tenaga kerja jadi saya kembalikan ke teman-teman asosiasi tenaga kerja,” kata Risma di sela acara.
Di kesempatan yang sama, BP Jamsostek juga memberikan uang santunan jaminan kecelakaan kerja kepada ahli waris almarhum tenaga kesehatan (nakes) di RSUD dr. Soewandhie yang tutup usia beberapa lalu. Mereka adalah Almarhum Berkatnu Indrawan Janguk dan Almarhumah Suhartatik, masing-masing senilai Rp 230.080.000.
“Matur nuwun Bapak Ibu dari BP Jamsostek. Sebetulnya, ini rutin, selalu BP Jamsostek mengganti sesuai dengan asuransi yang ada di perjanjian. Ini sudah kesekian kalinya. Kebetulan kali ini untuk tenaga medis yang terkena dampak dari Covid-19,” ujar Risma.
Suasana seketika berubah haru saat Risma memberikan uang santunan dan beasiswa secara simbolis kepada anak dari Suhartatik yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar (SD). Sebab, beberapa waktu yang lalu, ia sempat khawatir dengan pendidikan anak almarhum.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




