Sabtu, 28 November 2020 12:43

Jemaah Haji Hanya Boleh Minum Air Zam-zam dari Botol Sekali Pakai

Selasa, 28 Juli 2020 11:17 WIB
Editor: Choirul
Jemaah Haji Hanya Boleh Minum Air Zam-zam dari Botol Sekali Pakai
Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci meningkatkan kapasitas produksi botol air Zamzam untuk didistribusikan kepada para peziarah. Tidak ada lagi tempat minum dingin yang bertebaran di Masjidil Haram. (SPA)

BANGSAONLINE.com – Ada yang berbeda untuk haji tahun ini. Jika pada musim haji sebelum-sebelumnya, jemaah haji bis meminum air zam-zam dengan gelas, dan itu pun lokasinya bertebaran di masjidil Haram, kini, jemaah haji, hanya boleh meminum air zam-zam dari botol.

Persiapan akhir kesehatan dan keselamatan telah dibuat untuk menerima jemaah haji di Mekah sejalan dengan langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19).

Persiapan protokol kesehatan yang telah disiapkan antara lain, klinik keliling, botol air Zamzam sekali pakai, dan kontrol pergerakan yang diberlakukan oleh otoritas Saudi.

Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci juga telah merancang dan memasang jalur untuk mengarahkan aliran jamaah di Masjid al-Haram. Pintu masuk dan pintu keluar disiapkan khusus untuk mencegah keramaian dan membatasi pergerakan jamaah.

Rencana keselamatan disusun dalam kolaborasi antara kepresidenan, Kementerian Haji dan Umrah, dan otoritas keamanan.

Kepresidenan juga telah meningkatkan kapasitas produksi botol air Zamzam untuk dibagikan kepada para peziarah. Botol-botol tersebut dibersihkan, diamankan, dan diproduksi untuk sekali pakai.

Pendingin air dan botol yang dapat digunakan kembali telah dilarang karena alasan kesehatan. Sebagai gantinya, presiden akan membagikan sejumlah botol air Zamzam kepada setiap peziarah.

Sebagai kelanjutan dari upaya untuk memastikan musim haji yang aman, Kementerian Kesehatan Saudi akan menyediakan klinik keliling dengan bus untuk menemani para jemaah saat mereka melakukan ibadah haji.

Akan ada lima klinik keliling yang dilengkapi dengan semua peralatan medis yang diperlukan dan didampingi tim kesehatan yang berkualifikasi, dokter umum untuk pemeriksaan awal pasien, klinik gigi, dan laboratorium.

Klinik-klinik tersebut ditugaskan untuk mengambil sampel dan mengujinya, melakukan rontgen, dan memberikan obat kepada pasien.

Mohammed Jamal, dan istrinya, Heba, mengatakan, “Saya sangat senang terpilih untuk melakukan haji tahun ini. Semuanya telah difasilitasi bagi kami sejak kami pertama kali tiba di Makkah.”

Sumber: arabnews.com
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...