Sabtu, 15 Mei 2021 17:46

​Ning Fitri Sejak Awal Kampanyekan Gerakan Pakai Masker ke Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2020 21:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Ning Fitri Sejak Awal Kampanyekan Gerakan Pakai Masker ke Masyarakat
Dra. Aida Fitriati, M. Pd.I, Anggota Komisi E DPRD Jatim aktif memelopori kampanye gerakan pakai masker. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Masih tingginya angka penularan Covid-19 di Jawa Timur menjadi keprihatinan banyak pihak. Sementara kesadaran masyarakat mengenakan masker saat berkegiatan di luar rumah masih tergolong minim.

Terbaru, gerakan kesadaran bermasker pun digalakkan oleh sejumlah pihak, mulai Gugus Tugas, Pemprov Jawa Timur, PBNU, hingga anggota parlemen. Salah satunya anggota Komisi E DPRD Jatim, Aida Fitriati. Ia mengaku sejak awal sudah mengampanyekan gerakan pakai masker.

"Saya sejak awal sudah kampanyekan gerakan bermasker kepada Ibu-ibu Muslimat NU di Kabupaten Pasuruan. Tak hanya wajib masker, tapi juga melaksanakan protokol kesehatan seperti wajib cuci tangan dan jaga jarak," terang perempuan yang akrab disapa Ning Fitri itu, Minggu (19/7).

Menurut Ketua Muslimat NU Kabupaten Pasuruan ini, mengenakan masker bisa memutus penularan Covid-19, paling tidak meminimialisir potensi terpapar virus tersebut. Karena itu, sejak awal pihaknya sudah mengampanyekan wajib masker di setiap kegiatan Muslimat NU.

BACA JUGA : 

Anggota DPRD Jatim Desak Dispendik Segera Perbaiki SDN Prambangan Pasca Diterjang Puting Beliung

​Disiplin Laksanakan Protokol Kesehatan, Ning Fitri Apresiasi Kader Ansor

​PAN Jatim: Perlu Perbaikan Struktur dan Jadikan Komoditas Pangan Strategis Agar Impor Berkurang

Hindari Potensi Klaster Salat Ied, Dewan Minta Pemprov Segera Keluarkan Juklak

Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini mengaku terus melakukan sosialisasi bermasker, baik di kalangan Muslimat NU maupun masyarakat umum. Langkah itu diikuti dengan pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat

"Setiap kegiatan Muslimat NU selalu mematuhi protokol kesehatan, bahkan sejak kegiatan Ngaos Ramadan. Saya rasa memberi contoh patuh pada protokol kesehatan adalah bentuk dari edukasi terbaik kepada masyarakat," imbuh cucu pendiri NU, KH. Wahab Chasbullah ini.

Ning Fitri menjelaskan, pihaknya juga meminta ibu-ibu kader Muslimat NU menyosialisasikan kesadaran bermasker di lingkungan keluarga dan tempat tinggalnya masing-masing. Sebab, mereka bisa menjadi ujung tombak sosialisasi yang efektif.

"Ibu-ibu Muslimat NU itu mayoritas kader penggerak di lingkungan masing-masing. Mereka ini sesungguhnya ujung tombak dalam mesosialisasikan protokol kesehatan," pungkas politikus PKB kelahiran Jakarta tersebut.

Seperti diketahui, belakangan ramai kampanye gerakan bermasker di media sosial. Ada yang menggunakan tagline "Saya Warga Jatim, Pakai Masker" atau "Saya NU, Saya Pakai Masker", ada pula "Kami Muslimat NU, Kami Tertib Pakai Masker". Tokoh publik seperti Gubernur Khofifah Indar Parawansa hingga Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Achyar juga ikut mengampanyekan gerakan bermasker tersebut. (mdr/ian)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...