Kamis, 29 Juli 2021 02:41

Petrokimia Gresik Raih Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Senin, 13 Juli 2020 17:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Petrokimia Gresik Raih Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi (kiri) saat menerima Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berhasil mendapatkan sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016.

Sertifikat itu dikeluarkan oleh Badan Sertifikasi PT ASR International Indonesia Certification (Asricert Indonesia) dan berlaku selama 3 tahun sejak 1 Juli 2020.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengapresiasi dukungan seluruh insan di korporat beserta stakeholder dalam penyelenggaraan perusahaan yang bersih dan berintegritas di Petrokimia Gresik.

Sertifikat ini merupakan wujud komitmen Petrokimia Gresik mengoptimalkan penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan operasional perusahaan dengan prinsip transparansi.

BACA JUGA : 

Dukung Pemerintah, Petrokimia Gresik Gelar Vaksinasi Gotong Royong untuk 3.179 Peserta

Gandeng SIG, PG, dan Polres Gresik, KWG Bagikan Daging Kurban kepada Warga Terdampak Covid-19

Petrokimia Gresik Salurkan 107 Hewan Kurban kepada Masyarakat Sekitar

Percepatan Penanganan Covid-19 di Jatim, Satgas TBN BUMN Bantu 9,9 Ton Oksigen Medis

Sebab, penerapan sertifikat ini dapat menumbuhkan budaya anti penyuapan di perusahaan, sehingga menciptakan keunggulan dibandingkan dengan kompetitor. 

"Dengan demikian, reputasi baik perusahaan dan kepercayaan stakeholder kepada Petrokimia Gresik pun diharapkan semakin meningkat, " ujar Rahmad.

Dari sisi bisnis, lanjutnya, SMAP dapat meminimalisasi potensi financial losses. Proses bisnis di perusahaan akan semakin efisien dan dapat meningkatkan daya saing bagi produk Petrokimia Gresik, sehingga memudahkan upaya bersama untuk menjadi market leader dan dominant player di sektor agroindustri.

Rahmad mengungkapkan, sertifikat SMAP ini juga merupakan tindak lanjut dari penerapan kebijakan Kementerian BUMN dalam menciptakan ekosistem antikorupsi.

SMAP akan membantu Petrokimia Gresik dalam mencegah terjadinya tidak pidana penyuapan dan pengendalian risiko hukum. " Harapannya, dengan adanya SMAP ini, potensi tindakan yang melanggar hukum dapat diminimalisasi, " imbuhnya.

Adapun tindak lanjut dari penerapan SMAP, perusahaan akan menjalankan usaha dengan berpedoman pada 4 NO's, yaitu No Bribery (tidak boleh ada suap-menyuap), No Kickback (tidak boleh ada komisi), No Gift (tidak boleh ada hadiah yang tidak wajar), dan No Luxurious Hospitality (tidak boleh ada jamuan yang berlebihan). 

"Prinsip ini telah disepakati oleh seluruh direksi dan komisaris di Petrokimia Gresik, sehingga penerapannya pun berlaku menyeluruh tanpa terkecuali," ungkap Rahmad.

Untuk mendukung penerapan prinsip 4 NO’s, manajemen menerapkan kebijakan no tolerance terhadap para pelanggarnya, serta menyiapkan sistem pelaporan untuk memudahkan terdeteksinya indikasi pelanggaran.

Terakhir, Petrokimia Gresik juga terus melakukan upaya peningkatan dan perbaikan setiap proses bisnis agar sejalan dengan prinsip integritas.

Untuk itu, manajemen memastikan setiap unit kerja melakukan penilaian dan pengendalian risiko penyuapan, di mana setiap pimpinan unit kerja harus terus melakukan mapping adanya potensi penyuapan. "SMAP merupakan komitmen Petrokimia Gresik dalam menyelenggarakan perusahaan yang sehat dalam meningkatkan daya saing usaha," pungkas Rahmad. (hud/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...