Minggu, 09 Agustus 2020 07:07

Forkopimda Sidoarjo Tebar Benih Virtual Bersama Panglima TNI dan Kapolri

Kamis, 09 Juli 2020 23:07 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Forkopimda Sidoarjo Tebar Benih Virtual Bersama Panglima TNI dan Kapolri
Sinergitas TNI-Polri di Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Program ketahanan pangan menyambut tatanan hidup baru dilakukan oleh TNI-Polri melalui panen raya, tebar benih ikan, peresmian 7.024 kampung tangguh nusantara dan bakti sosial. 

Program Ketahanan Pangan secara virtual bersama Panglima TNI dan Kapolri diadakan secara virtual oleh Panglima TNI dan Kapolri yang diikuti 34 Polda seluruh Indonesia serta jajaran TNI, Kamis (9/7/2020).

Di Jawa Timur, kegiatan ketahanan pangan ini diikuti oleh Kapolda Jawa Timur Ijen Pol Dr. Muhammad Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, bersama pejabat utama Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. M. Iswan Nusi, Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, PJU Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo dan instansi terkait lainnya.

Setelah mengikuti Program Ketahanan Pangan secara virtual bersama Panglima TNI dan Kapolri, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Plt. Bupati Sidoarjo dan pejabat lainnya melakukan panen raya dan tebar benih ikan bandeng di Tambak Kalanganyar, Sedati, Sidoarjo.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyapa Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran. Panglima TNI juga mempertanyakan Kampung Tangguh yang digagas oleh Kapolda Jatim tersebut.

Kapolda Jatim Irjen Pol. Muhammad Fadil Imran menyatakan, Kampung Tangguh Semeru ini adalah program kolaboratif yang berbasis kepada partisipasi masyarakat. Jadi kekuatan kampung tangguh ini adalah kekuatan kolaborasi antar seluruh komponen yang ada dari forkopimda dari perguruan tinggi serta rekan-rekan media dari pengusaha dan tentunya berbagai kelompok dalam masyarakat.

“Tujuan dibentuknya Kampung Tangguh Semeru, agar masyarakat aman dari Covid-19 itu yang utama, kemudian dampak sosial bisa dieliminir sedini mungkin. Oleh sebab itu, di setiap Kampung Tangguh Semeru terdapat posko ketahanan pangan, baik yang berbasis perikanan, berbasis perkebunan dan juga pertanian,” kata Kapolda Jatim.

Selain itu, penerapan protokol kesehatan juga harus dengan baik ditaati masyarakat. “Sampai saat ini yang kami hadapi adalah bagaimana mengajak masyarakat untuk berperilaku disiplin,” lanjutnya.

Program Ketahanan Pangan secara virtual bersama Panglima TNI dan Kapolri ini mengambil tema Masyarakat Produktif Wujudkan Ketahanan Pangan.

Setelah melakukan tanya jawab, Panglima TNI menyampaikan pula bahwa kekuatan penyelesaian pandemi Covid-19 ini tidak lepas dari peran tiga pilar. Yakni, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta Kepala Desa. Seluruh komponen harus bekerja sama untuk memerangi penyebaran Covid-19 secara bersama-sama. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...