Jumat, 14 Agustus 2020 18:24

Blusukan ke Tandes, Risma Beri Hukuman Push Up Warga yang Tak Pakai Masker

Rabu, 08 Juli 2020 21:22 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Arianto
Blusukan ke Tandes, Risma Beri Hukuman Push Up Warga yang Tak Pakai Masker
Wali Kota Risma saat menghukum push up salah satu warga tak bermasker. (foto: ist).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ada pemandangan yang menarik di wilayah Kecamatan Tandes Surabaya, Selasa (7/7/2020) petang. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kembali terjun ke kampung-kampung di sana dibonceng motor. Dia mengingatkan warga agar memakai masker saat di luar rumah.

Bahkan, di tengah sosialisasi itu, Risma sempat menegur dan memberi sanksi sosial berupa hukuman push up kepada warga yang melanggar protokol kesehatan tak memakai masker. Warga itu, adalah pengunjung warung kopi.

Dalam sosialisasi yang dilakukan di atas motor itu, juga diikuti Camat Tandes Dodot Wahluyo, Kapolsek Tandes Kompol Ricky Tri Dharma, dan Danramil Tandes Mayor Inf. Suwadi beserta masing-masing jajarannya. Bahkan secara khusus, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Jhonny Edison Isir turun bersama Wali Kota Risma. Momen ini juga dimanfaatkan mereka untuk membagikan masker kepada warga.

"Saya turun di tempat yang pandeminya masih tinggi supaya warga tahu bahwa kita masih belum aman. Makanya kita lakukan sosialisasi. Tolong jaga jarak, pakai masker. Kalau yang sudah sepuh tolong jangan keluar rumah dulu agar tidak sakit, karena masih pandemi," ujarnya saat mengingatkan warga di atas motor menggunakan pengeras suara.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menyatakan, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini. Meski saat ini tren pandemi di Surabaya mengalami penurunan, namun kondisinya masih belum aman.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Jhonny Edison Isir menyampaikan, pihaknya bersama TNI siap mendukung penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam upaya mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran virus ini.

“Selalu kita evaluasi, artinya kita tetap komitmen mendukung upaya pemkot bersama-sama dengan kawan-kawan TNI kita coba untuk mengendalikan,” kata Kombes Pol. Isir.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan adanya pembatasan aktivitas di beberapa ruas jalan mulai pukul 22.00-05.00 WIB. Namun demikian, Isir menyatakan, bagi warga yang memiliki kepentingan masih tetap diperbolehkan untuk melintas. (ian/rus/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...