Jumat, 14 Agustus 2020 14:48

Melawan Covid-19, Jatim dapat Bantuan Ventilator HFNC dari LIPI

Selasa, 07 Juli 2020 22:12 WIB
Editor: MMA
Melawan Covid-19, Jatim dapat Bantuan Ventilator HFNC dari LIPI
Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr. Agus Haryono, M.Eng saat menyerahkan satu unit Ventilator Gerlink LIPI High Flow Nasal Cannula 01 (GLP HFNC-01) kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa (7/7). foto: ist/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menerima bantuan ventilator guna memerangi Corona di Jawa Timur.

Satu unit Ventilator Gerlink LIPI High Flow Nasal Cannula 01 (GLP HFNC-01) dari Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr. Agus Haryono, M.Eng tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa (7/7).

Alat tersebut merupakan produk alat terapi oksigen beraliran tinggi yang pertama di Indonesia dan telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan dengan Nomor Izin Edar Alat Kesehatan: KEMENKES RI AKD 20403020951.

Seusai menerima bantuan tersebut, Khofifah menyampaikan ucapan terima kasih dan dukungan yang diberikan LIPI kepada Pemprov Jatim. Khofifah menyebut bantuan tersebut sebagai wujud kegotongroyongan melawan Covid-19 di Jatim.

“AlhamdulillIah, terima kasih kepada LIPI yang memberikan bantuan kepada kami Pemprov Jatim. Terima kasih atas seluruh ikhtiar luar biasa yang dilakukan bersama-sama. Insyaallah Jatim bisa menang melawan Covid-19,” kata Khofifah.

Sementara itu, Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Dr. Agus Haryono, M.Eng menjelaskan, ventilator tersebut diperuntukkan bagi pasien yang mengalami gagal nafas, namun masih bisa melakukan pernafasan sendiri. Kalau ventilator tipe lainnya untuk pasien dengan tingkat gagal nafas yang parah.

Bisa dikatakan, sebelum pasien Covid-19 gagal nafas, diupayakan membaik dulu kondisinya dengan alat ini. Langkah ini sebagai upaya pencegahan.

“Alat ini sangat berguna untuk pasien COVID-19 untuk tahap awal jika pasien masih dalam kondisi dapat bernafas sendiri. Alat ini mencegah pasien tidak sampai gagal nafas dan tidak harus diinkubasi menggunakan ventilator invasif. Dan ini baru pertama kali dikembangkan di Indonesia. Sekiranya bisa membantu penanganan Covid-19,” katanya.

Agus juga menjelaskan LIPI menggandeng PT. Gerlink Utama Mandiri dalam menghasilkan produk ini. Untuk sparepartnya sebanyak 80 persen berasal dari dalam negeri, dan bisa diproduksi di Bandung. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...