Rabu, 08 Juli 2020 20:49

Polres Nganjuk Periksa Bendahara Dinsos Nganjuk Terkait Kasus Bansos, PKH Menyusul

Senin, 29 Juni 2020 15:50 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Bambang Dwi Julianto
Polres Nganjuk Periksa Bendahara Dinsos Nganjuk Terkait Kasus Bansos, PKH Menyusul
Bendahara Dinsos Nganjuk, IH (kiri), usai dimintai keterangan oleh Tipikor Polres Nganjuk terkait penyaluran beras bansos yang tidak layak konsumsi. (foto: BAMBANG/ BANGSAONLINE).

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Datang dengan mengendarai mobil dinas berplat nomor AG 40 VP, Bendahara Dinas Sosial Nganjuk, IH, memenuhi panggilan Penyidik Tipikor Polres Nganjuk.

IH yang datang bersama laki-laki rekan sekantornya, membawa tumpukan berkas. Keduanya langsung memasuki Ruang Penyidik Kanit IV Tipikor Polres Nganjuk.

Kasatreskrim Polres Nganjuk, Iptu Nikolas Bagas Yudi Kurnia membenarkan jika pihkanya telah memanggil Bendahara Dinsos Nganjuk berinisial IH untuk dimintai keterangan.

"Saya sampaikan bahwa pemanggilan bendahara masih dimintai keterangan atau mengklarifikasi terkait bantuan sosial (bansos)," kata Nikolas kepada BANGSAONLINE.com, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, pemeriksaan ini berdasarkan hasil monitoring dan temuan atas bentuk penyaluran beras bansos yang tidak layak dikonsumsi. "Maka perlu kita lakukan klarifikasi, karena hal ini sebagai kewajiban APH (Aparat Penegak Hukum) selaku pengawas dan pemonitoring terhadap berbagai bentuk bansos selama pandemi Covid-19 di wilayah Nganjuk," tegasnya.

"Saya belum memutuskan statusnya, baru klarifikasi. Kalau ada yang lain dipanggil mungkin juga ada, ini baru saya pelajari berkasnya," terangnya.

Dia menjelaskan, terkait bansos berupa beras yang tidak layak konsumsi yang dibagikan ke masyarakat, tidak menutup kemungkinan dirinya juga akan memanggil pihak di luar ASN. Baik penerima atau yang memenangkan kontrak.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai keterkaitan kasus bansos dengan bantuan PKH, dia menerangkan bahwa kasusnya berbeda. Namun dirinya juga akan melakukan pemanggilan sesuai hasil dari pemantuan.

"Kasus bansos ini beda dengan PKH. Terkait bantuan PKH juga akan kita panggil sesuai dari hasil monitoring," tegasnya.

"Sama seperti kasus bansos, kami nanti juga akan melakukan pemanggilan untuk klarifikasi. Akan kita lakukan pemeriksaan satu-persatu dahulu," tukasnya. (bam/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...