Senin, 10 Agustus 2020 23:12

​Komisi I DPRD Pamekasan dan Tim Gabungan Segel Cafe dan Resto Wiraraja Buntut Adanya Pesta Narkoba

Senin, 22 Juni 2020 20:55 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Erry Sugianto
​Komisi I DPRD Pamekasan dan Tim Gabungan Segel Cafe dan Resto Wiraraja Buntut Adanya Pesta Narkoba
Suasana saat dilakukan penutupan dan penyegelan Cafe and Resto Wiraraja yang berada di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Cafe and Resto Wiraraja disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, dan Polri yang disaksikan secara langsung oleh Anggota Komisi I DPRD Pamekasan, Senin (22/6/2020) sore.

Penyegelan kafe yang berada di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan tersebut dampak dari penggerebekan yang dilakukan oleh Satreskoba Polres Pamekasan terhadap 15 orang yang sedang pesta narkoba.

Dalam sidak tersebut, Komisi I juga meminta Satpol PP untuk menempelkan stiker penutupan dan meminta segera memasang CCTV di sepanjang lokasi cafe and resto tersebut, untuk mengontrol segala aktivitas yang ada di dalamnya.

Ketua Komisi I Imam Hosairi mengatakan, penutupan kembali ini atas dasar pelanggaran dugaan kafe tersebut menjadi tempat pesta narkoba pada Selasa, 16 Juni 2020 malam lalu.

"Hasil rapat koordinasi dari Komisi I DPRD Pamekasan, Satpol PP, Polri, dan TNI merekomendasikan kepada Satpol PP untuk menutup kafe tersebut dengan tidak ada jangka waktu," ujarnya.

"Penutupan ini sudah direkomendasikan, tidak bisa main-main. Artinya, ketika rekomendasi ini sudah melekat tidak boleh dilanggar. Kalau nantinya ada peristiwa kembali di sini, maka kami bersama penegak perda dan TNI-Polri akan bergerak kembali," tegas politikus PKB ini.

"Kami, bersama rakyat, dan teman-teman ini, mari kita kawal bersama, jika ada temuan nanti langsung koordinasi ke komisi atau ke yang lain," tambahnya.

Lebih lanjut, Anggota Tim Banggar ini menyampaikan bahwa hasil dari rapat koordinasi, cafe and resto yang dijadikan tempat pesta narkoba ini akan dipasangi CCTV guna untuk mengontrol dan mengantisipasi peristiwa yang sama terulang kembali.

"Ini perintah. Jadi, Satpol PP harus memasang CCTV di semua sisi atau semua tempat keramaian untuk mengontrol aktivitas yang dilakukan di tempat ini," tegas pria berkumis itu.

Nantinya, pemasangan alat rekam jejak ini juga akan diberlakukan ke semua tempat hiburan karaoke yang ada di Bumi Gerbang Salam secara bertahap. "Semua pengusaha karaoke akan kita panggil. Tolong jangan main-main dengan Ulama Pamekasan dan Masyarakat Pamekasan," bebernya.

Sementara itu, Kasatpol PP Pamekasan, Kusairi menegaskan bahwa tempat-tempat hiburan karaoke yang masih beroperasi pasca penutupan oleh Bupati Baddrut Tamam, dipastikan melanggar perda (peraturan daerah). Pasalnya, perda yang berlaku saat ini tidak mengizinkan tempat hiburan beroperasi.

"Istilah penutupan kembali itu tidak ada. Jadi, satu kali ditutup, namun ternyata ada pelanggaran membuka secara diam-diam. Makanya kami atas peristiwa kemarin itu turun langsung, karena ini menjadi tamparan bagi kita semua, dan ke depannya kami harus lebih efektif dalam pengawasan," ujar Khusairi.

Pria yang pernah menjabat sebagai Camat Tlanakan itu juga meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa memalukan yang menodai Bumi Gerbang Salam tersebut.

"Kepada masyarakat, tokoh ulama, pemuda, dan semuanya, saya atas nama Satpol PP dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan, Bupati, dan Wakil Bupati Pamekasan, memohon maaf sebesar-besarnya," pungkasnya. (err/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 10 Agustus 2020 20:48 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Ngawi telah menyiapkan anggaran dari APBD senilai Rp 9,1 miliar untuk membuat area yang digadang-gadang akan menyerupai kawasan Malioboro Jogja.Budi Sulistyono, Bupati Ngawi melakukan pen...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...