Sabtu, 15 Mei 2021 18:25

Sambut Transisi New Normal, Wisata Alam Gosari Ujungpangkah Mulai Buka

Senin, 15 Juni 2020 09:15 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Sambut Transisi New Normal, Wisata Alam Gosari Ujungpangkah Mulai Buka
Suasana Wagos dengan pemandangan alam. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kebijakan penerapan transisi new normal life (hidup normal) pandemik Covid-19, disambut positif sejumlah pengelola wisata di Kabupaten Gresik.

Salah satunya, pengelola Wisata Alam Gosari (Wagos) di Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang sudah mulai membuka usahanya.

Namun, pengelola Wagos memberlakukan protokol kesehatan ketat sesuai standar operasi prosedur (SOP) Covid-19. Langkah ini, dilakukan pengelola untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Para pengunjung diwajibkan memakai masker, mencuci tangan, serta cek suhu tubuh dengan thermalgun yang telah disiapkan oleh pengelola di pintu masuk.

BACA JUGA : 

Polres Gresik Perketat Pengamanan Tempat Wisata Pasir Putih Pantai Delegan

Patroli Bersama Bupati dan Dandim, Kapolres Gresik Pastikan Tak Ada Takbir Keliling

Bupati Gresik Izinkan Warga Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan Sesuai Zonasi PPKM Mikro

Sambut Idul Fitri 1442 H, JIIPE Bagikan Paket Lebaran Untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Ketua Pengelola Wagos Misbakhud Dawam mengatakan, wisata alam ini terbangun dari inisiatif dari pemuda Desa Gosari yang berkeinginan potensi alam yang ada di desanya berdaya, kekayaan lokal terjaga, serta situs budaya dipertahankan. "Makanya, kami buat Wagos ini," ungkapnya kepada BANGSAONLINE.com, Senin (15/6).

Menurut Misbakhud Dawam, pada masa transisi new normal life ini pihaknya juga membatasi pengunjung hanya 1.500 per hari. Adapun untuk tiket masuk wisata, Rp 10.000 untuk dewasa, dan Rp 5.000 untuk anak-anak.

Dijelaskan Dawam, sejak adanya pandemik Covid-19 pihaknya bersepakat menutup wisata selama dua bulan terakhir. "Sebelum ditutup, Wagos telah berkontribusi menumbuhkan kegiatan perekonomian di desa. Jadi, Wagos mulai Minggu (14/6) resmi di buka kembali pasca," jelasnya.

Dawam menyampaikan, di Wagos ada berbagai macam spot foto yang instagramable. Selain itu, ada taman bunga cakra dewi, prasasti butulan, kafe sawah, kolam renang, serta tempat outbound.

"Untuk taman bunga, pengelola membuat konsep alam terbuka untuk pengunjung. Bahkan cocok sebagai tempat berjemur untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tetap terjaga. Jadi, ada sejumlah tambahan fasilitas, ada kafe sawah dan taman bunga cakra dewi. Intinya, wisata ini kami ingin mempertahankan situs cagar budaya, yakni prasasti Butulan," terangnya.

Sementara Anggota Komisi IX DPR RI Prof. Zainuddin Maliki menyambut positif dibukanya kembali Wagos. Kepada pengelola Wagos, legislator asal daerah pemilihan (Dapil) Gresik - Lamongan itu mengaku kagum dengan keindahan Wagos.

"Semoga sukses, karena wisata dibuka kembali. Semoga bisa bermanfaat dan juga membawa kebaikan pada masyarakat," katanya melalui sambungan telepon

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) ini juga berpesan agar pengelola tetap menjaga jarak dan tetap mempedomani protokol kesehatan ketat bagi para pengunjung. "Intinya, jangan sampai lengah dan tetap menjaga protokol kesehatan serta mempedomani standar operasi prosedur (OPD) di sektor wisata," pungkasnya. (hud/dur)

Sumber: BANGSAONLINE.com
Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...