Sabtu, 11 Juli 2020 09:22

SIM Anda Mati? Tak Perlu Urus Baru, Satlantas Polresta Sidoarjo Beri Dispensasi

Kamis, 28 Mei 2020 18:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
SIM Anda Mati? Tak Perlu Urus Baru, Satlantas Polresta Sidoarjo Beri Dispensasi

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pemilik SIM (Surat Izin Mengemudi) yang masa berlakunya habis tak perlu khawatir. Sebab, Satlantas Polresta Sidoarjo memberikan kelonggaran. Warga tetap bisa mengajukan perpanjangan. Tak perlu mengurus SIM baru.

Bentuk kelonggaran itu berupa dispensasi. Bagi warga yang SIM-nya kedaluwarsa, tetap bisa mengajukan perpanjangan. Asalkan memenuhi ketentuan.

Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Eko Iskandar menjelaskan, ada kriteria penerima dispensasi. Yaitu, pemilik SIM yang masa berlakunya habis mulai rentang 17 Maret hingga 29 Juni 2020. "Pemilik SIM bisa mengajukan perpanjangan," ucapnya.

Eko mengatakan, kemudahan itu diberikan lantaran ada pandemi Corona. Sebab, banyak warga yang enggan meninggalkan rumah. Khawatir terpapar Covid-19. "Kami berupaya memberikan pelayanan pada warga," tuturnya.

Selain memenuhi kriteria, pemilik SIM yang mengajukan perpanjangan harus melengkapi persyaratan. Di antaranya membawa SIM asli, fotokopi SIM, mengisi formulir, membawa surat keterangan sehat dari dokter atau puskesmas. Selain itu mengikuti tes psikologi.

Nah, bagi warga yang terpapar Corona, (ODP, PDP, dan terkonfirmasi) tetap bisa mengajukan perpanjangan. Namun, tetap harus mempertimbangkan kondisi tubuh. Jika sudah dinyatakan sembuh, warga diperbolehkan melakukan pengurusan.

Untuk membuktikan warga sudah dinyatakan sembuh, ada satu ketentuan yang harus dilengkapi. Yaitu warga harus mendapatkan surat keterangan dari dokter. "Kalau ada Surat dokter kami layani," ucapnya.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, pengurusan SIM tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Warga diminta memakai masker dan mencuci tangan. "Kami batasi jumlah pengurus satu hari maksimal 200 orang," jelasnya.

Dengan kebijakan itu, Sumardji berharap warga tidak terburu-buru melakukan pengurusan dan perpanjangan SIM. Pria asal Nganjuk itu menuturkan kesehatan warga merupakan hal yang terpenting. "Tidak perlu dipaksakan," ucap mantan Kanit Regident Polda Metro Jaya itu.

Dia menambahkan, peran RT dan RW juga dibutuhkan. Tujuannya mengurangi risiko penularan covid-19 dalam pengajuan perpanjangan sim. Teknisnya, bagi warga yang hendak mengurus SIM, harus meminta surat keterangan RT RW. Petugas harus memastikan kondisi warga tersebut. "Kalau terpapar Corona jangan diberi surat jalan," pungkasnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...