Jumat, 03 Juli 2020 01:11

Waka DPRD Bangkalan: Bupati Harus Alokasikan Anggaran Bagi Pondok Pesantren Saat New Normal

Kamis, 28 Mei 2020 16:32 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
Waka DPRD Bangkalan: Bupati Harus Alokasikan Anggaran Bagi Pondok Pesantren Saat New Normal
Hotib Marzuki, S.E., Wakil Ketua DPRD Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Hotib Marzuki, S.E., Wakil Ketua DPRD Bangkalan meminta kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangkalan, Bupati Abdul Latif Imron agar mengalokasikan anggaran bagi pondok pesantren (ponpes) menjelang diterapkannya kebijakan new normal (kebiasaan baru) oleh pemerintah pusat.

Hotib Marzuki mengatakan, kebijakan penerapan new normal yang dilakukan pemerintah harus memberi perhatian khusus terhadap santri di pondok pesantren. Ponpes harus diberikan porsi belanja dari anggaran relokasi dan refocusing APBD untuk penanganan Covid-19 di Bangkalan, mengingat aktivitas belajar mengajar santri di pondok pesantren tidak bisa diterapkan phsyical distancing.

"Pemkab Bangkalan perlu menyediakan sarana dan prasana (sarpras) bagi santri agar tidak terjadi klaster baru di pondok pesantren, sehingga tidak terjadi pandemi Covid-19 yang bersifat komunal," katanya.

"Dukungan sarpras menjadi kewajiban bagi pemerintah, seperti menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) layaknya satu masker satu santri, alat pengukur suhu tubuh, wastafel portable, ruang isolasi mandiri, serta ruang kesehatan bahkan Pusat Kesehatan Santri," jelas politikus PKB ini.

Hotib, sapaan akrabnya, juga meminta agar di ponpes dilaksanakan penyemprotan disinfektan secara berkala, serta santri dan para kiai untuk dilaksanakan rapid test atau swab test sebelum masuk ke pesantren. Hal ini dilakukan agar tidak ada kegamangan dari santri ataupun pengasuh saat pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar.

"Oleh karena itu, salah satu langkah preventif yang harus dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Bangkalan adalah melaksanakan rapid test untuk memastikan santri yang masuk ke pondok tidak terpapar Covid-19," papar alumnus Santri Pondok Syaikhona Kholil ini.

"Saya harap Dinas Kesehatan Bangkalan agar dapat melaksanakan rapid test bagi santri sebelum kembali ke ponpes, karena kita tidak tahu apakah santri telah kontak atau belum dengan yang terpapar," jelasnya.

"Selain itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 di Bangkalan perlu memperhatikan lebih kepada ponpes yaitu dengan menyediakan dana operasional ponpes untuk penanganan Covid-19, juga melaksanakan sosialisasi di dalam ponpes agar santri, ustad, dan pengasuh paham terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya. (ida/uzi/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 01 Juli 2020 09:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan al...