Selasa, 02 Juni 2020 20:53

​DAU Bangkalan Belum Cair, Kerja Tim Anggaran Dinilai Setengah Hati

Jumat, 22 Mei 2020 10:31 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ahmad Fauzi
​DAU Bangkalan Belum Cair, Kerja Tim Anggaran Dinilai Setengah Hati

BANGKALAN, BANGSAONELINE.com - H. Musawwir, anggota Banggar DPRD Bangkalan kecewa atas kinerja tim keuangan Pemkab Bangkalan. Mengingat, sampai hari ini, Jumat 22 Mei 2020, DAU (Dana Alokasi Umum) untuk Kabupaten Bangkalan sebesar 35 persen tak kunjung dicairkan oleh pemerintah pusat.

Ia menuding tidak cairnya DAU tersebut, karena Tim Anggaran Pemkab Bangkalan setengah hati dalam menjalankan tugasnya. Sebab, tertundanya pencairan DAU karena sanksi dari Kementerian Keuangan akibat lambatnya pelaporan penyesuaian realokasi dan refocusing belanja APBD Bangkalan TA 2020 untuk penanganan dampak pandemi Covid-19.

"Sebenarnya sejak 1 April lalu, sudah saya ingatkan dan mewanti-wanti pada Tim Anggaran Pemkab Bangkalan. Bahkan saya sudah laporkan kepada Wakil Bupati, Sekda, serta OPD terkait agar serius dalam penyesuaian laporan realokasi dan refocusing penanganan Covid-19 tahun anggaran 2020," ucap Musawwir yang juga politikus PKS ini.

"Bahwa sanksi penundaan pencairan DAU menunjukkan Pemkab Bangkalan dalam melakukan pencegahan dan penaganan Covid-19 tidak serius, hanya setegah hati dalam pekerjaannya," terang dia pada BANGSAONLINE.com saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (22/5).

"Penundaan DAU karena leletnya kinerja dari keuangan Pemkab Bangkalan dalam penyesuaian pelaporan realokasi dan refocusing APBD tahun 2020 untuk penanganan Covid-19," tambah Ketua Fraksi Kebangkitan Hati Nurani ini.

Menurutnya, Tim Anggaran Pemkab Bangkalan terlalu fokus pada satu pekerjaan acara kegiatan seremonial. "Selain itu, pengawasan pimpinan terhadap bawahan lemah, serta banyak kepala OPD yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt)," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Imron Amin saat dikonfirmasi menyatakan realokasi dan refocusing belanja APBD TA 2020 untuk penanganan dampak pandemi Covid-19 sudah memenuhi syarat ambang batas.

Pjs Sekda Ishak Sudibyo mengatakan laporan realokasi dan refocusing sudah disampaikan ke Menteri Keuangan pada 13 Mei lalu. "Saat ini sudah di tangan Kemenkeu, ini tinggal diverifikasi dan pengecakan terkait syarat tersebut," pungkas Ishak. (uzi/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Senin, 01 Juni 2020 12:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<...