Sabtu, 11 Juli 2020 08:17

Anggaran untuk Penanganan COVID-19 di Gresik Rp 298 M Baru Terserap 0,8 Persen

Minggu, 17 Mei 2020 18:24 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Anggaran untuk Penanganan COVID-19 di Gresik Rp 298 M Baru Terserap 0,8 Persen
Pimpinan DPRD Gresik ketika menggelar rapat evaluasi serapan dana COVID-19 Rp 298 miliar, beberapa waktu lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik sudah cukup lama mengesahkan realokasi APBD tahun 2020 sebesar Rp 298 miliar untuk penanganan dampak pandemi virus Corona (COVID-19). Namun sejauh ini, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendapatkan alokasi anggaran tersebut, belum melakukan serapan.

"Jadi, bisa dibilang anggaran yang kami setujui sebesar Rp 298 miliar untuk penanganan COVID-19, serapannya masih 0 persen," ujar Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (17/5).

Menurut Anha, begitu panggilan akrabnya, dari sejumlah OPD yang mendapatkan plotting anggaran, saat ini baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang melakukan serapan.

"Saat ini, yang terserap baru dana awal kedaruratan di BPBD sekira 0,8 persen dari anggaran tak terduga. Sementara OPD lain belum satu pun menyerap anggaran, masih nol persen," ungkapnya.

Anha menjelaskan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik telah memanggil Tim Anggaran (Timang) dan sejumlah Kepala OPD yang mendapatkan plotting anggaran, untuk menanyakan progres serapan. Di antaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Ibnu Sina, BPBD, Dinas Sosial (Dinsos), Bappeda, dan sejumlah OPD lain.

Hasilnya, mayoritas kepala OPD mengaku belum bisa melakukan penyerapan anggaran dengan sejumlah kendala. Antara lain, karena waktu itu peraturan bupati (Perbup) sebagai payung hukum belum siap, dan ada sejumlah regulasi yang berubah-ubah.

Anha mencontohkan di Dinkes, dengan adanya perubahan Permenkes (Peraturan Menteri Kesehatan) tentang klaim biaya borobat pasien COVID-19. "Jadi, sekarang dengan aturan Kemenkes, bahwa bahwa biaya berobat pasien Kemenkes bisa diklaimkan ke Pemerintah Pusat/APBN," ungkap Ketua DPD Golkar Gresik ini.

Begitu juga untuk serapan anggaran bantuan langsung tunai (BLT) program jaring pengaman sosial (JPS) dampak COVID-19 sebesar Rp 210 miliar, serapannya masih nol persen.

Menurut Nurhamim, saat ini Bappeda tengah melakukan verifikasi dan validasi data warga. "Dari laporan Bappeda waktu evaluasi itu, dari total 116 ribu KK calon penerima BLT JPS dampak COVID-19, baru 88 ribu yang masuk," sebutnya.

"Nah, dari 88 ribu KK itu, tahap awal dilakukan validasi data sebanyak 16 ribu KK untuk pencairan BLT JPS dampak COVID-19 dari APBD Gresik gelombang I. Setelah validasi data rampung, janji Bappeda langsung pencairan tahap I untuk 16 ribu KK sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 H," pungkasnya. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...