Kepala SMKN 1 Batu Joko Santoso saat menyerahkan bantuan APD dan masker kepada Wali Kota Batu Dra. Dewanti Rumpoko, di halaman pendopo rumah dinas wali kota, Senin (11/5)
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Kepala SMKN 1 Batu, Joko Santoso menyerahkan 52 Alat Pelindung Diri (APD) dan 800 masker kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bertempat di pendopo rumah dinas Wali Kota Batu, Senin (11/5).
Hadir dalam acara penyerahan itu, Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Batu Agung Sedayu dan Kadis Pendidikan Kota Batu.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Siap Taati Aturan, Pengacara Mikutopia Sebut Amdal Masih dalam Proses

"Atas nama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMK Negeri 1 Batu yang telah memberikan APD dan masker kepada kami," ujar Agung Sedayu.
Pelaksana tugas BPBD Kota Batu ini mengungkapkan, untuk 800 masker kain akan dibagikan seluruhnya untuk masyarakat Kota Batu. Sedangkan bantuan APD kali ini akan digunakan anggota BPBD dalam rangka penyemprotan disinfektan di daerah yang sudah ter-confirm positif.
"Untuk bantuan APD yang lalu sudah kita distribusikan ke Dinkes," ungkapnya.

(Anggota BPBD mengenakan APD saat melakukan penyemprotan di wilayah pasien konfirm positif)
Sementara itu, Joko Santoso, Kepala SMK Negeri 1 Kota Batu mengatakan, APD peduli Covid-19 tersebut dijahit oleh siswa SMKN 1 Batu jurusan tata busana kelas XI dan kelas XII.
"Yang menjahit APD dan masker itu gabungan siswa kelas XI dan kelas XII jurusan tata busana. Ini termasuk bagian dari pembelajaran daring. Mereka mengerjakannya di sekolah dan di rumah. Khusus kelas XII, ini merupakan wujud kebahagiaan mereka setelah dinyatakan lulus kemarin," ujar Joko Santoso, Senin (11/5).
Diungkapkan, SMKN 1 Batu yang bernaung di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Jatim sudah dua kali mendapat amanah menjahit APD dan masker.
"Karena kita warga Batu dan lingkungan kita memerlukan sarana tersebut, maka kita serahkan kepada pemerintah Batu untuk didistribusikan kepada masyarakat," terangnya. (asa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




