Sabtu, 06 Juni 2020 07:34

1 dari 3 Pelaku Jambret di Krembung Sidoarjo Tewas Dihajar Massa, Sempat Sembunyi di Semak-semak

Senin, 11 Mei 2020 17:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
1 dari 3 Pelaku Jambret di Krembung Sidoarjo Tewas Dihajar Massa, Sempat Sembunyi di Semak-semak
Ilustrasi jambret tewas dimassa.

Amarah massa tak lagi bisa dibendung. Tiga pelaku jambret yang beraksi di Desa Rejeni, Kecamatan Krembung, Sidoarjo diseret. Mereka kemudian dihakimi massa hingga babak belur.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Amarah massa tak lagi bisa dibendung. Sesaat mendengar teriakan Firdaus Anggi Prasetyo, korban jambret, puluhan warga bergegas mengejar pelaku. Tiga bandit berhasil digulung. Pelaku dihajar hingga tewas.

Kejadian itu bermula menjelang Isya, Minggu (10/5). Tepatnya pukul 18.45. Kala itu, Anggi tengah cangkruk di tepi jalan simpang empat Dusun Pakem, Desa Rejeni.

Pria 28 tahun itu duduk di atas motornya. Dia mengeluarkan HP dari kantung celana. Sembari membalas pesan yang masuk. "Jalan ramai soalnya masih sore," ucapnya.

Seketika, dari arah Desa Kandangan, sepeda motor Honda CB 150 R yang semula melaju kencang mengurangi kecepatan. Lantas menepi di sebelah Anggi. Motor tersebut dikendarai tiga orang. Yaitu Doni Irawan, Dedi Purwanto, serta M. Jefri.

Dari jauh, pelaku itu ternyata sudah mengamati Anggi. Ketiganya hendak merampas HP. Setelah berada tepat di sebelah Anggi, Jefri turun dari motor. "HP saya langsung dirampas," paparnya.

Korban tak mampu melawan. Anggi sadar, dia seorang diri. Jika memberontak, dia bakal jadi bulan-bulanan bandit. Pelaku pun ambil langkah seribu. Motor dipacu menuju desa Ploso.

Namun, Anggi tak rela HP Xiaomi note 2 itu digondol maling. Warga Desa Rejeni itu nekat mengejar pelaku. "Setiap berpapasan dengan pengendara saya teriak maling-maling," paparnya.

Upaya Anggi membuahkan hasil. Dalam waktu singkat, puluhan motor warga berada di belakangnya. Mereka ikut mengejar jambret.

Pelaku pun panik. Motor yang dikendarai tak mampu melesat kencang. Lantaran mereka berboncengan tiga orang. Saking kalutnya, Jefri terjatuh dari motor. Warga langsung mengamankan warga Desa Wonokoyo, Pasuruan tersebut.

Dua pelaku lain terus diburu. Doni dan Dedi berupaya melepaskan diri dari kejaran warga. Caranya, mereka bersembunyi di areal persawahan. Motor diterjunkan ke sawah.

Semula, langkah itu berhasil. Warga yang mengejar dibuat kebingungan. Pelaku tiba-tiba lenyap bak ditelan bumi.

Namun, sekuat-kuatnya usaha bandit tetap saja kandas. Salah satu warga melihat tanaman di sawah rusak. Setelah ditelusuri, dua bandit itu tengah bersembunyi di semak-semak.

Tak butuh waktu lama, dua penjahat itu dibekuk. Mereka diseret ke jalan. Emosi massa memuncak. Keduanya dihajar bertubi-tubi.

Doni babak belur. Sekujur tubuhnya mengalami luka berat. Saat dibawa ke RS Pusdikgasum, Porong, nyawa warga Desa Pangkemiri, Tulangan itu tak bisa diselamatkan.

Lain halnya dengan Dedi. Nasib baik masih menaungi warga Tulangan itu. Meski kepala, kaki kiri, mata, perut, dan tangan kirinya penuh luka, pria 26 tahun itu masih bernapas. Dia dirawat di RSUD Sidoarjo.

Dari hasil penelusuran polisi, Dedi merupakan mantan narapidana. Residivis kasus curat. Warga Desa Kedondong, Tulangan itu merupakan pimpinan kelompok.

Setelah keluar dari penjara, dia berkenalan dengan Doni dan Jefri. Keduanya kerap ngopi. Dari pertemuan singkat itu, Dedi mengajak keduanya melakukan aksi pencurian dengan pemberatan.

Kapolsek Krembung AKP Purwanto mengatakan polisi terus melakukan pemeriksaan. Jefri dicecar sejumlah pertanyaan. "Kami dalami berapa kali mereka beraksi," paparnya.

Dua pelaku yang masih hidup kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Mereka diancam dengan pasal 363 KUHP. Yaitu pencurian dengan pemberatan. Dedi dan Jefri maksimal lima tahun mendekam di penjara. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...