Pemkot Probolinggo saat merilis perkembangan Covid-19 di Kota Probolinggo.
Ada 3 pasien yang dinyatakan sembuh. Selain itu, dari data yang dirilis Sabtu (9/5) malam, ada 6 Orang Dalam Pemantauan (ODP) baru. Sedang dalam pemantauan 27 orang, sudah selesai pemantauan 269, jadi total ODP sebanyak 296 orang.
Untuk jumlah PDP 12 orang, 2 di antaranya meninggal, 6 dalam pengawasan, dan 4 selesai pengawasan. Sedangkan jumlah pasien positif bertambah 1 orang, jadi total ada 10 pasien. Rinciannya, 7 pasien dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh dan 3 orang sudah sembuh.
“Positif 10 orang, alhamdulillah sudah dinyatakan sembuh sebanyak 3 orang. Bapak-anak, dan satu nakes (tenaga kesehatan) yang semuanya tracing dari klaster Asrama Haji. Setelah melalui perawatan ketat, dua kali swab negatif, maka mereka dinyatakan negatif dan diperbolehkan pulang,” jelas Wawali Subri kepada sejumlah wartawan.
Terkait 1 pasien positif baru yang berprofesi sebagai nakes, wawali mengungkapkan Dinas Kesehatan telah melakukan tracing. Hasilnya, ada 6 orang dan semua hasil rapid test-nya non reaktif.
Wawali juga mengaku kecewa dengan ketidakjujuran para pasien saat memberikan keterangan kepada para tenaga kesehatan.
“Kami cukup prihatin dengan adanya kasus baru, salah seorang nakes kami sampai akhirnya terpapar. Dan, kami ketahui beliau konsisten sekali terhadap perkembangan Covid-19 dan sangat hati-hati. Beliau sering memberi masukan kepada kami agar bagaimana penanganan Covid-19 ini,” kata Subri.
Untuk itu, Wawali Subri pun mengimbau masyarakat agar lebih jujur, terbuka agar pada akhirnya nakes baik perawat atau dokter tidak terpapar. (ndi/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




