Sabtu, 04 Juli 2020 16:19

Beredar Informasi Aksi Begal hingga Tangan Korban Putus, Kapolresta Sidoarjo Pastikan Hoax

Sabtu, 18 April 2020 02:39 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Beredar Informasi Aksi Begal hingga Tangan Korban Putus, Kapolresta Sidoarjo Pastikan Hoax
Foto seorang bapak yang duduk dengan tangan terputus ini sudah pernah beredar di medsos pada Agustus 2019 lalu. Peristiwanya terjadi luar Jawa, bukan korban begal di Mpu Tantular Kecamatan Buduran.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Beredar postingan di media sosial dan pesan berantai, jika terjadi aksi begal yang mengakibatkan putusnya telapak tangan seorang pria di kawasan Lingkar Barat, dekat Musem Mpu Tantular, Sidoarjo, Jumat (17/4/2020) malam.

Namun, informasi tersebut tidak benar alias hoax. Hal ini dipastikan oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji. Ia menegaskan tidak laporan dari personelnya terkait adanya aksi begal di kawasan Lingkar Barat dekat Museum Mpu Tantular.

“Personel kami setiap hari terus patroli di wilayah Lingkar Barat dekat Museum Mpu Tantular. Bahkan, hari ini juga mereka masih patroli. Saya juga telah menginstruksikan untuk melakukan tindakan tegas dan terukur jika ada pelaku kriminal yang meresahkan masyarakat,” tegas Sumardji, Jumat (17/4/2020) malam.

Lebih lanjut, Tim Cyber Patrol Polresta Sidoarjo menurutnya juga telah menelusuri asal postingan yang beredar.

“Hasilnya, informasi terkait adanya aksi begal hingga mengakibatkan putusnya telapak tangan seorang pria di Lingkar Barat dekat Museum Mpu Tantular kecamatan Buduran Sidoarjo adalah berita hoax,” konfirmasinya.

Ia menjelaskan, foto pada postingan tersebut sudah pernah beredar di media sosial pertengahan Agustus 2019, dan lokasinya adalah di luar Jawa. Sebab ini adalah informasi hoax yang meresahkan masyarakat, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengimbau agar masyarakat lebih bijak lagi dalam menerima informasi.

“Jangan asal share informasi yang belum jelas sumbernya. Dalam menerima atau menyebarkan informasi apapun, mari kita lebih berhati-hati dan lebih bijak. Jangan sampai menyebar berita hoax dan ujaran kebencian di media sosial atau media apapun. Karena penyebaran berita hoax akan dikenakan sanksi tegas sesuai UU ITE,” tambahnya.

Melalui kesempatan ini pula, ia meminta agar penyebar informasi berita hoax aksi begal tersebut untuk segera melakukan klarifikasi kepada masyarakat. "Atau pihak polisi segera melakukan penangkapan, dan dikenai sanksi tegas," pungkas Sumardji. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...