Personel PMI Jember yang masuk dalam tim khusus pengangkutan jenazah khusus pasien Covid-19.
Gubernur Khofifah, kata Zaenal, selama ini melihat pergerakan PMI Jember. "Makanya memilih kita (PMI Jember) untuk mengurus sampai dengan di tingkat pemakaman," ujarnya.
Zaenal juga menambahkan, dalam pengangkutan jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19, pihaknya menggunakan mobil ambulans standar khusus, yang terdiri dari 1 pengemudi dan 2 pendamping yang telah dilatih.
"Semua personil itu selalu bersiap di markas PMI Jember selama 24 Jam dan siap dipanggil untuk melakukan penjemputan di wilayah penugasan tersebut," katanya.
Namun demikian, katanya, sampai dengan hari ini timnya belum ada panggilan tugas. "Ambulansnya khusus jenazah korban terdampak virus Covid-19, jadi tidak campur-campur. Sekarang standby menunggu panggilan tugas," pungkasnya.
Sementara itu, selain menunjuk PMI Jember, pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menunjuk PMI Kota Pasuruan, PMI Kabupaten Bangkalan, dan Ngawi untuk melayani penjemputan jenazah pasien Covid-19 di wilayah sekitar. (ata/yud)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




