Sabtu, 26 September 2020 05:07

Permudah Warga, Satlantas Polresta Sidoarjo Tambah Kuota Pemohon Hingga Tak Beri Tilang SIM Mati

Rabu, 15 April 2020 23:13 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Permudah Warga, Satlantas Polresta Sidoarjo Tambah Kuota Pemohon Hingga Tak Beri Tilang SIM Mati
Kebijakan baru Satlantas Polresta SIdoarjo soal pengurusan SIM.

SIDOARJO, BANGSAOLINE.com - Meski sudah ada pembatasan kuota, jumlah permohonan SIM di kota delta terus bertambah. Dampaknya, setiap hari antrean warga membludak. Untuk mengurangi kerumunan, Satlantas Polresta Sidoarjo kembali menerapkan kebijakan baru.

Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Eko Iskandar menuturkan, pelayanan SIM selama pandemi korona dievaluasi. Hasilnya, ada enam poin aturan baru untuk pengurusan SIM. Regulasi tersebut mengatur kuota permohonan, cara pendaftaran, serta ketentuan yang harus dipatuhi warga. "Berlaku mulai hari ini," jelasnya.

Poin pertama yaitu terkait kuota. Jumlah pengurus SIM ditambah. Semula satu hari Satlantas maksimal melayani 200 permohonan, mulai kemarin ditambah menjadi 250 orang.

Aturan kedua tentang pengambilan antrean manual. Selama ini permohonan mengambil antrean di pos penjagaan. Hal itu memicu kerumunan. Nah, kebijakan ini akhirnya diubah. Pemohon yang mengambil atrean manual harus terlebih dulu mendaftar online. "Minimal daftar online satu hari sebelum mengajukan permohonan," jelasnya.

Eko mengatakan, pendaftaran SIM online cukup mudah. Warga tinggal mendownload aplikasi e-SIM Polresta Sidoarjo. Setelah itu memilih tanggal pengurusan.

Selanjutnya, di depan pintu penjagaan, warga menujukkan barcode pendaftaran online. Sebagai bukti telah melakukan pendaftaran online. "Syarat lain wajib memakai masker serta melengkapi berkas," paparnya.

Mantan Kasatlantas Pasuruan itu menambahkan, warga tak perlu terburu-buru mengurus SIM. Terutama warga yang mengajukan perpanjangan. Lantaran masa berlaku SIM mati. "Ada kemudahan bagi yang SIM-nya mati," ucapnya.

Selama masa pandemi korona, tidak ada batasan perpanjangan SIM. Warga yang SIM-nya mati, bisa mengajukan perpanjangan. "Tak perlu membuat SIM baru," jelasnya.

Selain itu, selama pandemi korona, polisi tidak menindak warga yang SIM-nya mati. Eko mengimbau warga tak perlu panik. "Lebih baik pengurusan SIM ditunda. Sampai pandemi korona berakhir," tuturnya. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...