Jumat, 03 Juli 2020 01:05

Dewan Kecewa TAPD Tak Bisa Paparkan Dana Penanganan Covid-19 Secara Detail

Senin, 13 April 2020 23:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Dewan Kecewa TAPD Tak Bisa Paparkan Dana Penanganan Covid-19 Secara Detail
Agus Cahyono. Wakil Ketua DPRD Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Agus Cahyono, Wakil Ketua DPRD Trenggalek mengaku kecewa terhadap sikap TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) yang tidak bisa menyajikan data secara lengkap, ketika membahas anggaran penanganan Covid-19 di ruang graha paripurna gedung DPRD Trenggalek, Senin (13/4).

Awalnya, Agus mengatakan bahwa rapat koordinasi yang digelar hari ini (13/4) antara DPRD dan TAPD dalam rangka menindaklanjuti rapat koordinasi yang digelar sebelumnya, antara Bupati Trenggalek dan DPRD melalui teleconference.

Dalam rakor itu, kata Agus, Bupati Arifin memaparkan tentang dana penanganan Covid-19, adanya penurunan dana transfer pusat, serta penjelasan skema anggaran secara global.

Melihat penjabaran Bupati seperti itu, Agus mengusulkan agar rapat selanjutnya digelar secara offline, atau tatap muka langsung. Alasannya, agar pemaparan anggaran penanganan Covid-19 bisa lebih jelas dan detail.

"Hari ini tadi datang tidak membawa data yang detail. Lha ini yang kita sayangkan. Mestinya, ketika TAPD datang ke sini, misalnya membahas tentang Covid itu, ya harus detail dong" sesalnya usai menggelar rakor dengan TAPD.

Dikatakan oleh Agus, selain dirinya, beberapa anggota dewan yang lain dalam rapat koordinasi tersebut juga mengaku kecewa. Bahkan sebagian anggota dewan menilai bahwa TAPD terkesan tidak serius ketika diajak membahas tentang anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Trenggalek.

Politikus PKS ini mengungkapkan bahwa dalam rakor tersebut, antara DPRD dan TAPD telah sepakat mengalokasikan penanganan Covid-19 selama delapan bulan ke depan sebesar Rp 80 miliar.

Menurutnya, dana sebesar Rp 80 miliar untuk penanganan Covid-19 di kabupaten Trenggalek cukup besar, jika dibandingkan dengan kabupaten lain, semisal Pacitan.

"Dana Rp 80 miliar tersebut nantinya akan digunakan untuk penanganan Covid-19 dan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari adanya wabah Covid-19 saat ini," katanya. (man/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 01 Juli 2020 09:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan al...