Senin, 25 Januari 2021 20:18

Anggota KPSP Setia Kawan Resah Ada Potongan 5 Persen Tiap Setor Air Susu

Minggu, 12 April 2020 23:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Supardi
Anggota KPSP Setia Kawan Resah Ada Potongan 5 Persen Tiap Setor Air Susu
Bukti setoran air susu sejumlah anggota KPSP Setia Kawan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Koperasi Petani Sapi Perahan (KPSP) Setia Kawan Tutur, Kecamatan Nongko Jajar, Kabupaten Pasuruan kembali diterpa isu tidak sedap. Sebanyak 10.500 anggota KPSP Setia Kawan yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Nongkojajar dan Pasrepan, mengeluh adanya pemotongan langsung hak anggota dari hasil setoran susu.

Sekadar informasi, KPSP Setia Kawan memproduksi susu 108 ton per hari.

Dari semua anggota, tidak semuanya paham potongan tersebut, meski sudah sudah tertuang dalam rincian kitir (bukti setoran) yang diberikan KPSP Setia Kawan ke anggota. Sementara para petani susu yang mengerti adanya potongan tersebut, selama ini hanya bisa menggerutu. Mereka tidak berani protes lantaran takut disanksi tidak boleh setor susu selama 10 hari.

Seperti yang diungkapkan salah satu anggota KPSP Setia Kawan yang meminta namanya dirahasiakan. Menurutnya, anggota sebenarnya merasa keberatan haknya dipotong. Kecuali iuran wajib dan tanggungan.

"Potongan langsung dari hasil setoran setoran susu tiap anggota kelihatannya kecil, tapi setelah dijumlah dalam kurun waktu satu bulan mencapai miliaran rupiah," ujarnya.

"Yang aneh lagi, ada sistem kelompok yang justru merugikan petani susu perah. Sebab, apabila ada satu anggota dari kelompok itu yang susunya berkualitas jelek, maka susu satu kelompok itu dianggap kualitasnya sama. Ini tidak adil. Padahal ada ratusan kelompok, dan tiap kelompok berisikan antara 20 sampai 50 anggota," ungkapnya.

Lanjut sumber tersebut, anggota juga dibebani sejumlah potongan lain, antara lain iuran wajib Rp. 28.000, Dapenas Rp. 428, DKA Rp. 741, serta konsentrat. Rp 58.881.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua I KPSP Setia Kawan Sulistiyo, membenarkan adanya potongan tersebut. Menurutnya, pemotongan sebesar 5 persen itu untuk biaya operasional kantor dan gaji pengurus koperasi.

"Koperasi hanya mediator antara anggota dan pabrikan," katanya.

Sementara keluhan anggota terkait sistem kelompok yang dinilai merugikan, dijelaskan Sulistiyo, bahwa pabrik membeli susu dengan harga bervariasi, berdasarkan grade. Yakni, grade terbaik dihargai Rp. 6.300, grade rendah antara Rp 6.200, 6.100, bahkan bisa harga di bawah 6.000. "Tidak ada pabrik beli susu di atas harga Rp. 7.000 per liter," kata Sulistiyo.

"Hasil produksi susu sebanyak 108 ton per hari. Tabel diatur oleh pabrik. Jadi, pihak KPSP Setia Kawan hanya menjalankan mekanisme dan kebijakan," jelasnya.

Ia juga merinci pemotongan 5 persen dari harga penjualan. Yakni, apabila dirata-rata Rp. 6.200 x 108 ton per hari = Rp 669.600.000 - 5% = 33.480.000 per hari. Jadi, dalam 1 bulan = Rp 1.004.400.000.

"Dana itu diperuntukkan operasional KPSP Setia Kawan. Koperasi hanya sebagai mediator antara petani sapi perah dengan pabrik. Potongan 5 persen juga untuk gaji pengurus. Dan iuran wajib seperti hari raya diberikan kepada anggota tiap menjelang hari raya. Semua transparan," ujar Sulistiyo. (par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...