Ilustrasi.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 yang dirujuk ke RSUD Bangil, Tim Gugus Tugas Penangan Covid-19 menyiapkan tempat tidur (bed) pasien tambahan.
Ada puluhan bed tambahan yang disiapkan untuk RSUD Grati dan Puskemas Purwodadi. Penambahan itu dilakukan apabila kapasitas tempat tidur di RSUD Bangil sudah overload.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Ajukan Revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Rp66 Miliar ke Pemerintah Pusat
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan, Dr. Agung Basuki yang dikonfirmasi BANGSAONLINE.com mengungkapkan, saat ini tempat tidur ada di RSUD Bangil untuk OPD/PDP Corona baru terpakai 30 persen dari total 58 tempat tidur yang tersedia.
"Penambahan ini langkah antisipasi saja. Manakala tempat tidur pasien di RSUD Bangil penuh akibat terjadi lonjakan pasien yang dirujuk di sana, maka kita sudah menyiapkan tempat tidur di RSUD Grati serta di Puskesmas Purwosari," jelas Agung Basuki.
Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan manajemen, baik yang ada di RSUD Grati maupun di Puskesmas Purwodadi. "Intinya agar menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan, seperti peralatan kesehatan yang dibutuhkan, serta petugas yang akan ditugaskan di sana," pungkasnya. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




