Rabu, 15 Juli 2020 08:38

Petrokimia Gresik Bantu APD dan Obat untuk Empat RS di Jatim

Sabtu, 11 April 2020 22:49 WIB
Editor: .
Wartawan: Syuhud
Petrokimia Gresik Bantu APD dan Obat untuk Empat RS di Jatim
Direksi Petrokimia Gresik bersama Dirut PT. Nusantara Sebelas Medika saat meninjau bantuan APD dan obat-obatan di Posko Command Center GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan obat-obatan kepada empat rumah sakit dan dua Posko Satuan Tugas (Satgas) Tanggap COVID-19 BUMN di Jawa Timur (Jatim). Bantuan ini diserahkan di Posko Command Center Satgas Tanggap Covid-19 BUMN Jatim di Gedung Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik, Sabtu (11/4).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi menyatakan, kegiatan ini adalah bentuk dukungan perusahaan terhadap program Kementerian BUMN untuk meminimalisir penularan Coronavirus Disease (COVID-19).

Bantuan diserahkan melalui PT Nusantara Sebelas Medika (NSM) dan Satgas Tanggap Covid-19 BUMN Jatim. "PT NSM dan Satgas Tanggap Covid-19 BUMN Jatim akan mendistribusikannya ke empat rumah sakit dan dua posko BUMN yang berada di Jatim," ujar Rahmad.

Adapun keempat rumah sakit yang dimaksud adalah RS Lavallete (Kota Malang), RS Wonolangan (Probolinggo), RS Djatiroto (Lumajang), dan RS Elizabeth (Situbondo).

PT NSM sendiri adalah anak usaha dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI yang bergerak di bidang medis. "Sedangkan Satgas COVID-19 BUMN akan meneruskan bantuan ke Posko BUMN di Hotel Pesonna Surabaya dan Hotel Solerejo Malang," jelas Rahmad.

Adapun bantuan APD yang diberikan Petrokimia Gresik, lanjut Rahmad, antara lain 25 boks masker surgical, 4 boks sarung tangan, 100 stel baju pelindung, 50 pasang sepatu boots, dan 50 buah pelindung wajah beserta helmet untuk setiap rumah sakit dan posko.

"Kebutuhan APD sangat krusial saat ini, terutama bagi tenaga medis. Apalagi kami dengar stoknya semakin terbatas," ungkap Rahmad.

Sedangkan obat-obatan yang diberikan adalah 60 tablet Oseltamivir 78 mg, yaitu obat untuk mengatasi influenza, dan 2.000 tablet Azithromycin 500 mg, yaitu obat untuk mengatasi salah satunya, infeksi saluran pernapasan. "Obat-obatan ini diberikan sesuai dengan arahan dari tim dokter perusahaan," kata Rahmad.

Lebih lanjut, Rahmad menjelaskan bahwa upaya ini adalah bentuk tindak lanjut atas arahan Kementerian BUMN. Di mana, Petrokimia Gresik ditunjuk sebagai Koordinator Satgas Tanggap COVID-19 di Jatim.

Untuk itu, pihaknya menaruh perhatian sangat serius pada upaya penanggulangan COVID-19 di Jatim.

Apalagi Jatim merupakan lumbung padi nasional dengan serapan pupuk yang cukup tinggi, namun termasuk dalam provinsi dengan pasien positif Covid-19 terbanyak setelah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat.

"Pandemi COVID-19 ini berdampak hampir di seluruh sektor di Indonesia. Penanganannya pun harus menyentuh seluruh sektor tersebut secara komprehensif," terang Rahmad.

Dalam kesempatan ini, Rahmad juga kembali mengajak masyarakat untuk meminimalisir aktivitas yang kurang perlu di luar. "Kami berharap semoga wabah ini dapat segera berakhir dan semua aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti sedia kala," pungkasnya. (hud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...