Selasa, 04 Agustus 2020 13:05

Upload Foto Bungkus Rokok Disertai Info Hoax tentang Covid-19, Pria di Ponorogo Ditangkap Polisi

Kamis, 09 April 2020 14:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Novian Catur
Upload Foto Bungkus Rokok Disertai Info Hoax tentang Covid-19, Pria di Ponorogo Ditangkap Polisi
Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto saat menggelar jumpa pers terkait kasus penyebaran berita hoax tentang pasien Covid-19. foto: NOVIAN/ BANGSAONLINE

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Gara-gara menyebarkan berita hoax tentang adanya pasien Covid-19 di Ponorogo yang meninggal dunia, pria paruh baya berinisial AH asal Semanding, Kecamatan Kauman diamankan Polres Ponorogo, Kamis (9/4).

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto saat menggelar rilis pers di hadapan awak media, menjelaskan penangkapan AH berawal dari informasi masyarakat, terkait viralnya postingan berita hoax di sebuah sosmed. Selanjutnya, anggota Satreskrim Polres Ponorogo melakukan penelusuran hingga berhasil mengamankan pelaku.

"Jadi, yang bersangkutan ini meng-upload foto dari bungkus rokok, kemudian dibuat kronologis seperti korban Covid-19 di Ponorogo. Dan permintaan maaf pelaku nantinya akan menjadi bahan pertimbangan di pengadilan," ujarnya.

Berdasarkan keterangan AH saat diinterogasi petugas, ia mengaku tak menyangka kalau informasi yang disebarnya tersebut berbuntut panjang. Ia mengatakan hanya ingin memberikan informasi kepada masyarakat.

Awalnya, pesan itu dikirimkan AH ke sebuah grup WhatsApp. Selanjutnya, pesan yang berisi tentang informasi adanya pasien Covid-19 asal Kecamatan Balong yang meninggal dunia itu viral di facebook.

Setelah ditelusuri, kabar yang disampaikan AH itu ternyata hoax alias kabar bohong. Ia pun meminta maaf kepada keluarga pasien yang dimaksud, serta semua masyarakat Ponorogo Ia berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi dari Dinkes dan RSUD dr. Hardjono, bahwa ketiga korban Covid-19 yang ada di Ponorogo kondisinya sudah membaik.

Kapolres Ponorogo mengimbau warga agar tidak mudah menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya karena justru malah menambah resah masyarakat. "Ingat, saring dulu sebelum kita men-sharing sebuah berita atau informasi," pesannya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.(nov/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...