Minggu, 05 Juli 2020 22:45

Hasil Lab ITD Unair, 12 Warga Lamongan Positif Covid-19

Kamis, 02 April 2020 23:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nurqomar Hadi
Hasil Lab ITD Unair, 12 Warga Lamongan Positif Covid-19
dr. Taufik Hidayat, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamongan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamongan, Taufik Hidayat menyebutkan jumlah orang yang dinyatakan positif oleh Laboratorium Institute of Tropical Disease (ITD), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bertambah. Kini ada 12 warga Lamongan yang terpapar virus Corona atau Covid-19.

Praktis, dengan jumlah 12 orang yang terpapar virus Corona di Lamongan, maka ada tambahan sebanyak 3 orang. Sebagaimana diberitakan sehari sebelumnya, dari hasil laboratorium ITD Unair, ada 9 orang yang terpapar di Lamongan.

"12 itu dari 30 sampel yang kita kirimkan pada gelombang pertama. Dan kemarin kita juga kirimkan lagi 19 orang, tapi hasilnya belum ada yang keluar," kata Taufik Hidayat yang juga Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Kamis (2/4).

Dijelaskan Taufik, 12 orang yang dinyatakan positif terpapar virus Corona oleh ITD Unair tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lamongan.

"Untuk yang Lamongan itu ada di Kecamatan Lamongan, Deket, Sukodadi, Paciran, Maduran, Turi, Karanggeneng, kemudian ada yang Gresik dan Bojonegoro," ujarnya.

Bahkan pihaknya telah melakukan tracing berdasarkan perjalanan pasien yang telah dinyatakan terpapar virus Corona oleh ITD Unair tersebut.

"Sesuai standar yang kita lakukan tracing, mencari orang ini rumah di mana, kontak dengan siapa saja. Dari situ kemungkinan kita tahu penularannya ke siapa saja," tuturnya.

Meski sudah dinyatakan positif terpapar virus Corona oleh ITD Unair, Taufik menegaskan 12 orang yang dinyatakan positif tersebut masih harus dilakukan swab ke Litbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, untuk lebih memastikan benar-benar positif atau tidak.

"Ingat, itu hasil lab dari Institute of Tropical Disease (ITD) Unair, masih perlu laboratorium dari Litbangkes pusat," ucap Taufik.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, meski masih menunggu hasil lab Litbangkes pusat, namun kewaspadaan Covid-19 harus ditingkatkan, tanpa menunggu pengumuman dari pemerintah.

"Karena ini penyebarannya sudah cukup banyak di kecamatan-kecamaran di Lamongan, maka perhatikan mulai sekarang kerumunan, jaga jarak, pakai masker, sosial dan fisikal distancing, ibadah di rumah, belajar dari rumah dan lain-lain," pungkasnya. (qom/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...