Sabtu, 06 Juni 2020 20:17

Tak Terbukti Korupsi, Hakim Tipikor Surabaya Putus Bebas Sekda Gresik

Senin, 30 Maret 2020 13:37 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Tak Terbukti Korupsi, Hakim Tipikor Surabaya Putus Bebas Sekda Gresik
Sekda Gresik (nonaktif) Andhy Hendro Wijaya, didampingi kuasa hukumnya Hariyadi, S.H. saat sidang di PN Tipikor, Surabaya, Senin (30/3). foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Andhy Hendro Wijaya (nonaktif) diputus bebas oleh Majelis Hakim PN Tipikor Surabaya dalam sidang lanjutan kasus perkara korupsi insentif pajak pegawai BPPKAD Gresik, di PN Tipikor Surabaya, Senin (30/3).

Ketua Majelis Hakim, I Wayan Sosiawan memutus Andhy Hendro Wijaya bebas karena tak terbukti melakukan korupsi, tidak menikmati uang potongan insentif pajak di BPPKAD. Selain itu, dalam proses pemotongan insentif tersebut juga terbukti tak ada paksaan.

Sejak putusan bebas, Majelis Hakim menyatakan status tahanan kota Andhy Hendro Wijaya dicabut.

Sementara kuasa hukum Andhy Hendro Wijaya, Hariyadi, S.H., mengaku bersyukur atas putusan bebas kliennya. "Sejak awal sidang saya yakin klien saya akan bebas, sebab tak terbukti bersalah," ujar Hariyadi kepada BANGSAONLINE.com, Senin (30/3).

Menurut Hariyadi, Majelis Hakim sependapat dengan pledoi yang diajukannya.

"Klien saya tak terbukti melanggar dakwaan kedua, yakni Pasal 12 huruf f Jis, Pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI Nomor 31 tahun 1999,tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana dirubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jis, Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jis, Pasal 64 ayat (1) KUHP seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik. Bahwa pasal 12 huruf f yang dibuktikan oleh jaksa itu mengada-ngada dan tidak memiliki dasar hukum. Alasannya, pada perkara ini, faktanya potongan jasa insentif dari BPPKAD itu berlansung lama dan tidak ada paksaan," jelas Hariyadi.

"Semua pegawai BPPKAD ketika dipotong per triwulan sekali untuk kebutuhan internal kantor tidak ada unsur paksaan. Mereka sukarela dipotong dan itu sudah berjalan lama sejak BPPKAD dipegang oleh Bu Yetty (Yetty Sri Suparyati). Jadi, unsur korupsi dan paksaan itu tak terbukti," terang Hariyadi.

Hariyadi juga mengungungkapkan, bahwa pasal 12 f UU korupsi yang diterapkan untuk terdakwa tidak tepat. "Tidak ada fakta hukum yang diperoleh dalam persidangan. Sebab, potongan jasa insentif itu berlangsung bertahun-tahun dan diserahkan secara sukarela dan tidak ada paksaan," paparnya.

"Karena itu, Majelis Hakim membebaskan klien kami dari segala tuntutan jaksa," terangnya.

Dalam waktu dekat ini, Hariyadi mengaku akan segera mengirim surat kepada Bupati Sambari Halim Radianto untuk mencabut status nonaktif jabatan Sekda AHW. "Kami juga meminta nama baik AHW (Andhy Hendro Wijaya, Red) dikembalikan," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...