Sabtu, 05 Desember 2020 06:08

Tempat Wisata dan Hiburan di Kabupaten Pamekasan Resmi Ditutup, Cafe dan Warung Diberi Syarat

Kamis, 26 Maret 2020 13:31 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
Tempat Wisata dan Hiburan di Kabupaten Pamekasan Resmi Ditutup, Cafe dan Warung Diberi Syarat
Salah satu pengusaha warung kopi yang berada di jalan Kamboja saat menerima imbauan dari Disparbud Pamekasan terkait SE Bupati tentang penanganan Covid-19.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Semua tempat hiburan dan pariwisata di Kabupaten Pamekasan resmi ditutup, terhitung mulai dari tanggal 26 Maret 2020. Penutupan ini upaya mencegah penyebaran virus Corona.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pamekasan, Achmad Sjafiudin.

Ia mengatakan, penutupan tempat hiburan dan pariwisata berdasar pada Surat Edaran Bupati Pamekasan Nomor: 430/80/432.320/2020 tentang Tindak Lanjut Imbauan Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Surat edaran tersebut dikeluarkan terkait dengan perkembangan penyebaran wabah Covid-19, khususnya di Jawa Timur yang telah menetapkan status darurat," katanya.

"Sekarang, Pemerintah Kabupaten Pamekasan mewajibkan pengelola usaha wisata, hotel, cafe, bioskop, dan lainnya untuk mematuhi edaran terbaru ini. Untuk wisata dan tempat hiburan wajib tutup. Sementara untuk pengelola hotel, restoran, rumah makan, dan cafe atau warung harus mematuhi sejumlah syarat jika ingin tetap buka," tegasnya.

Ada 4 syarat yang wajib dipatuhi pengelola hotel, restoran/rumah makan, serta warung/cafe selama wabah Covid 19, yakni:

Pertama, wajib membatasi jumlah pengunjung dan mengatur jarak minimal 1 meter antar pengunjung, serta membatasi jam buka sampai pukul 21.00 WIB.

Kedua, jika melayani pengunjung melampaui kapasitas sebagaimana ketentuan pertama sehingga menimbulkan keramaian, maka akan dilakukan penutupan sementara.

Ketiga, pengelola restoran/rumah makan, cafe/warung diminta untuk menyarankan kepada pengunjung agar makanan yang dipesan supaya dibungkus dan dinikmati di rumah masing-masing.

Keempat, melaksanakan protokol kesehatan dengan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer di tempat-tempat yang mudah dijangkau oleh pengunjung, serta melakukan penyemprotan disinfektan pada semua tempat/lokasi usaha.

Selama wabah status darurat Covid-19 ini, kawasan Arek Lancor juga akan disterilkan dari segala kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa atau membuat keramaian.

Mantan Kepala DPU Pengairan ini berharap, surat edaran tersebut bisa dipatuhi semua pihak demi kesehatan semua masyarakat Pamekasan.

Bahtiar, salah satu pengusaha warung kopi di jalan Kamboja saat dikonfirmasi terkait adanya surat edaran bupati mengaku sangat setuju dengan upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka mencegah penularan virus corona.

"Kami sebagai pemilik warung kopi tetap mendukung langkah Pemerintahan Kabupaten Pamekasan," ujar Bahtiar.

"Kita tetap mendukung penuh kebijakan pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang ikut mencegah penularan Covid-19," pungkasnya. (yen/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...