Salah satu lubang di Jalan Raya Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Kasatlantas Polres Batu AKP Diyana Suci Listyawati mengimbau para pengguna jalan waspada ketika melewati sejumlah ruas jalan di Kota Batu yang mengalami kerusakan. Pasalnya, tidak sedikit korban yang terjatuh gara-gara menerobos jalan rusak tersebut.
"Saya imbau kepada para pengendara, terutama roda dua agar lebih meningkatkan kewaspadaannya ketika melewati jalur yang penuh lubang. Ini harus diperhatikan karena tidak sedikit yang terjatuh gara-gara mereka tidak waspada," ungkap AKP Diyana, Kamis (19/3).
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Siap Taati Aturan, Pengacara Mikutopia Sebut Amdal Masih dalam Proses
Ia mengatakan, Unit Laka Satlantas Polres Batu sudah berupaya menandai jalan berlubang tersebut sebagai bentuk preventif terjadinya Laka Lantas. Lebih-lebih bagi mereka yang melintasi jalur tersebut saat malam hari.
Informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com di lapangan, sejumlah ruas jalan yang rusak dan telah menelan korban, antara lain Jalan Rata Tlekung, Jalan Oro-oro Ombo, dan Jalan Ir. Soekarno, Beji.
Ipda Choirul, mantan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Batu membenarkan jika banyak jalan di Kota Batu yang sudah rusak. Ia juga menyebut jika Dinas PUPR kewalahan mengatasi kondisi tersebut.
"Persoalan ini sudah kami sampaikan ke teman-teman di instansi terkait. Sepertinya mereka juga kewalahan mengatasi masalah ini, karena kejar-kejaran terus dengan lubang yang terus bermunculan. Ibarat lagunya Rhoma Irama, mereka menutup lubang, tetapi lubang yang baru terbuka," ujar Choirul.
Banyaknya siswa SMA Negeri 2 Batu yang melintasi jalur ini, juga mendorong Waka Sarana dan Prasarana (Sarpras) SMA Negeri 2 Drs. Sumadi mendesak dinas terkait di Pemkot Batu segera membenahi jalan rusak tersebut. Ia khawatir, nantinya bisa menimbulkan korban dari kalangan peserta didik.
"Menurut saya kondisi jalannya sudah sangat parah. Kasihan jika ada anak-anak yang sampai jatuh kalau terus dibiarkan seperti itu," ungkapnya.
Berdasarkan pantauan BANGSAONLINE.com di lokasi, jumlah titik aspal yang terkelupas, termasuk yang berlubang dengan kedalaman tertentu sekitar 50 titik. Untuk sementara, instansi terkait masih memberikan tanda putih dari cat semprot pada titik lubang agar pengendara berhati-hati. (asa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




