Muspika Beji saat rapat dengan perwakilan perusahaan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Bencana banjir yang melanda beberapa desa wilayah Kecamatan Beji Kabupetan Pasuruan hampir setiap tahun terjadi. Ratusan rumah penduduk yang tersebar di tiga Desa yakni Desa Cangkringmalang, Desa Kedungringin, Desa Kedungboto, menjadi langganan luapan air bah dengan tinggian 30 hingga 50 centimeter.
Terkait hal ini, Camat Beji Abdul Ghoni berharap perusahaan yang berada di wilayah Beji ikut peduli dengan membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir. Ia meminta perusahaan ikut berperan aktif dalam menghadapi musibah banjir guna meringankan beban warga terdampak banjir
BACA JUGA:
- Aktivis Soroti Banjir Pasuruan, Desak Gubernur Jatim Keluarkan Moratorium Izin Tambang
- Dikunjungi Kepala BNPB, Wabup Pasuruan Sampaikan Kondisi Banjir, 150 Hektare Terancam Gagal Panen
- Tinjau Banjir Pasuruan, Gubernur Khofifah Minta Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
- Banjir Terbesar Rendam Beji Pasuruan, BPBD Jatim Turun Tinjau Lokasi
“Untuk mengatasi permasahanan banjir tidak hanya dibebankan kepada Pemda saja, akan tetapi perusahaan sekitar dampak bencana juga ikut andil membantu mereka,“ jelas Ghoni.
Muspika Kecamatan Beji sendiri sudah menggelar rapat koordinasi dengan beberapa humas perusahaan, Kamis (27/02). "Inti rapat koordinasi rencananya akan melakukan kunjungan kepada 3 desa terdampak bencana sekaligus menyerahan bantuan sembako," kata Ghoni. (bib/par)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




