Gubernur Khofifah saat meninjau banjir Pasuruan didampingi pejabat terkait
PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Kamis (26/3/2026), saat genangan air belum sepenuhnya surut.
Didampingi Dandim 0819 Pasuruan Boga Bramiko dan Wakil Bupati Pasuruan HM Shobi Asrori, Khofifah memulai peninjauan di dapur lapangan Kantor Kecamatan Rejoso yang menjadi pusat distribusi logistik bagi warga terdampak.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
Di lokasi tersebut, berbagai kebutuhan seperti nasi bungkus, air bersih, dan logistik dasar lainnya disiapkan dan disalurkan kepada para pengungsi.
“Penanganan harus cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kami ingin memastikan seluruh pengungsi mendapatkan pelayanan yang layak,” Kata Khofifah, suaranya tegas, menembus riuh aktivitas relawan dan aparat yang hilir mudik.
Dari dapur umum, rombongan bergerak ke Dusun Bandaran yang menjadi salah satu titik pengungsian dengan tenda-tenda yang menampung warga yang mengungsi demi keselamatan.
"Ia Menyapa langsung satu per satu, menanyakan kondisi kesehatan, memastikan obat-obatan tersedia, dan logistik tak terputus. Di wajah-wajah lelah itu, terselip harapan yang menggantung pada kecepatan respons pemerintah," ujarnya
Terpisah, Boga Bramiko menegaskan keterlibatan TNI dalam penanganan darurat banjir tidak hanya sebagai pelengkap, melainkan bagian penting dalam membantu masyarakat.
“Kami kerahkan personel untuk evakuasi, distribusi bantuan, hingga pengamanan wilayah terdampak. Kehadiran kami untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman,” Jelasnya.
Selain permukiman, Khofifah dan rombongan juga meninjau aliran Sungai Blandongan di Kota Pasuruan serta pompa air yang diharapkan dapat mempercepat surutnya genangan. (maf/par/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




