Rabu, 01 April 2020 20:25

Forikan Jatim Pecahkan Rekor Muri Penyajian 3.000 Cup Dawet Lele

Selasa, 25 Februari 2020 14:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Forikan Jatim Pecahkan Rekor Muri Penyajian 3.000 Cup Dawet Lele
Ariani Siregar mewakili Ketua Umum Muri Jaya Suprana, menyerahkan piagam penghargaan kepada pemrakarsa penyelenggara, Ketua Forikan Provinsi Jawa Timur, Arumi Emil Dardak, disaksikan oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Istri Wakil Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Jawa Timur, Arumi Emil Dardak, Selasa (25/2/2020), menghadiri acara Pemecahan Rekor Muri Penyajian 3.000 Cup Dawet Lele di Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Dalam sambutannya, Arumi menjelaskan bahwa ikan lele termasuk ikan yang banyak mengadung gizi dan protein, sehingga sangat baik bila diberikan kepada anak-anak yang dalam masa perkembangan. "Tapi jujur, saya gak kebayang lele dijadikan dawet. Berarti sangat istimewa. Dawet pasti disukai oleh anak-anak," kata Arumi, Selasa (25/2/2020).

Menurut Arumi, mengonsumsi ikan sangat dianjurkan, karena ikan memiliki protein tinggi termasuk mengandung Omega 3. Ikan patin, misalnya, sangat baik untuk menguatkan jantung. Apalagi, protein dalam ikan mudah diserap oleh tubuh.

Arumi berharap, kebiasaan makan ikan lebih disosialisasikan ke masyarakat. Karena ikan sangat bergizi. Lebih-lebih berdasarkan indeks rata-rata makan ikan per tahun, di Jawa Timur ini termasuk masih rendah.

"Perlu diketahui, konsumsi makan ikan secara nasional itu 50,69 kg/orang/tahun. Sedangkan untuk Jawa Timur adalah 36 kg/orang/tahun, dan untuk Kabupaten Kediri malah hanya 18 kg/orang/tahun. Jadi kebiasaan makan ikan di Indonesia itu masih rendah, jika dibandingkan dengan penduduk Jepang yang bisa mencapai 70 kg/orang/tahunnya," terang Arumi.

Sedangkan Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno mengatakan bahwa Kabupaten Kediri mempunyai potensi yang luar biasa untuk masalah perikanan seperti lele, patin, gurami, dan yang lainnya. Ia juga mengatakan kalau Kabupaten Kediri merupakan pusat ikan hias Koi.

"Dengan acara pemecahan rekor muri penyajian 3.000 cup dawet lele ini, nantinya bisa mendorong dan bisa meningkatkan minat warga untuk makan ikan di Kabupaten Kediri," harap Bupati.

Sementara itu, Ariani Siregar yang mewakili Ketua Umum Muri, Jaya Suprana, mengatakan bahwa penyajian dawet lele kali ini terhitung sebanyak 3.505 cup

Menurut Ariani, Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) adalah lembaga pencatat rekor. Hingga saat ini, Muri sudah mencatat lebih dari 9.400 rekor. Dan pada kesempatan hari ini Selasa, 25 Pebruari 2020, diumumkan bahwa Karsa, Karya, dan Prestasi yaitu Sajian Dawet Lele terbanyak resmi tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia, bahkan sebagai rekor dunia.

"Pencapaian prestasi ini sudah kami catat di Muri dengan urutan rekor yang ke-9427. Dan sebagai bukti tercatatnya prestasi di Muri, maka kami menganugerahkan piagam penghargaan kepada pemrakarsa penyelenggara, yaitu Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Jawa Timur, Ibu Arumi Emil Dardak, dan Ketua Pokdakan Rukun Tani Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri," pungkas Ariani Siregar. (uji/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...