GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPC PDIP Gresik angkat bicara terkait belum turunnya rekom bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang akan diusung pada Pilbup Gresik 2020. Sebab, rekom untuk sejumlah kabupaten/kota lain di Jatim sudah turun, Rabu (19/2) kemarin.
“Belum turunnya rekom bacabup maupun bacawabup Gresik dari DPP karena menunggu hasil survei para figur yang mendaftar. Setelah itu, rekom baru turun," ujar Bendahara DPC PDIP Kabupaten Gresik, Hj. Siti Muafiyah kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (20/2).
BACA JUGA:
- DPD Tunjuk Putra Mantan Ketua PDIP Gresik sebagai Ketua PAC Kebomas
- PDIP Jatim Belum Sampaikan 18 Nama Ketua PAC Terpilih se-Gresik, Sekretaris DPC: Rencana Bulan Ini
- Wadahi Kreativitas Gen Z, PDIP Gresik Sukses Gelar Barata Ngabuburit E-Sport Championship 2026
- Perkuat Sinergi Parpol-Ormas, PDIP Gresik Silaturahmi ke PCNU Salurkan 1.000 Sarung
Menurut salah satu bacawabup PDIP Gresik ini, tim survei DPP dan DPD PDIP Jatim saat ini masih turun untuk mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas masing-masing bakal calon yang mendaftar. Hasilnya nanti akan menjadi bahan pertimbangan DPP untuk menurunkan rekom.
Untuk itu, lanjut Muafiyah, DPP meminta para calon agar kian intens turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi.
Sebagai salah satu bakal cawabup PDIP, dirinya juga mengaku terus turun ke lapangan untuk menyapa masyarakat dan mengenalkan diri. "Alhamdulillah, respons kader maupun masyarakat terhadap ikhtiar saya maju pada Pilbup Gresik 2020 sangat besar," papar mantan Anggota DPRD Gresik.
Dukungan tersebut, klaim Muafiyah, berasal dari berbagai elemen masyarakat. Mulai komunitas kaum hawa (ibu-ibu), komunitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kalangan milenial, kaukus perempuan politik, dan komponen lainnya. (hud/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




