Camat Mayangan, M. Abbas.
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Mirisnya nasib seorang janda, Aliyati asal warga RT 04 RW 06 Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo yang terpaksa tidur beralaskan batu saat rumahnya kebanjiran mendapat respons dari Camat Mayangan.
“Nanti kita akan tindak lanjuti,” tandas Camat Mayangan, M. Abbas saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (2/2).
BACA JUGA:
- Banjir di 10 Kecamatan, BPBD Kabupaten Probolinggo Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
- Jalan di Kota Probolinggo Tergenang Banjir, Dewan Minta Perbaikan Drainase Segera Dilakukan
- Wakil Wali Kota Probolinggo Tinjau Banjir di Sungai Legundi
- Terdampak Banjir, Kejari Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan ke Ponpes Darut Tauhid
Banjir yang terjadi di kawasan itu, penyebabnya memang luapan air dari selokan yang berada di sebelah timur jalan. “Kita akan berkoordinasi dan minta izin dengan Balai Besar Jalan Nasional, karena itu melintasi jalan Nasional,” katanya.
Sedangkan masalah selokan yang airnya meluap, Abbas mengaku juga akan berkoordinasi dengan Dinas terkait. Rencananya, tahun depan akan dilakukan perbaikan.
Diberitakan sebelumnya, Nasib Aliyati (50), seorang janda warga RT 04 RW 06 Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo sangat memprihatinkan. Perempuan yang sehari-harinya menjual kue gorengan itu harus tidur beralaskan batu saat rumahnya kebanjiran.
“Kalau hujan pasti rumah saya kebanjiran,” katanya saat ditemui wartawan. (prb1/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




