Sabtu, 08 Agustus 2020 05:11

Jadi Tidaknya Pansus Penanganan Kali Lamong Tunggu Paripurna DPRD Gresik

Jumat, 31 Januari 2020 09:41 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Jadi Tidaknya Pansus Penanganan Kali Lamong Tunggu Paripurna DPRD Gresik
Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani bersama sejumlah pimpinan AKD ketika memberikan keterangan pers. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pimpinan DPRD Gresik merespons usulan sejumlah fraksi agar dibentuk panitia khusus (Pansus) Penanganan Banjir Kali Lamong. Ketua DPRD Gresik, Fandi Akmad Yani menyatakan pihaknya masih merapatkan usulan Pansus Penanganan Banjir Kali Lamong tersebut.

"Jadi atau tidaknya pembentukan pansus itu masih menunggu rapat paripurna. Di paripurna akan dimintakan kesepakatan anggota DPRD digolkan atau tidak usulan pansus tersebut," ujar Fandi Akmad Yani pada BANGSAONLINE.com, Jumat (31/1).

Sementara Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim menilai pembentukan Pansus Penanganan Banjir Kali Lamong bukan merupakan hal urgent atau mendesak. Alasannya, di Pemkab Gresik saat ini telah dibentuk tim Penanganan Banjir Kali Lamong.

Tim tersebut melibatkan sejumlah instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Mulai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pertanahan (DP), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), camat, kepala desa, dan instansi lainnya.

"Karena Pemkab Gresik sudah membentuk tim Penanganan Banjir Kali Lamong, maka tugas DPRD tinggal lakukan pengawasan, bisa melalui Alat Kelengkapan DPRD (AKD), tak perlu membantuk pansus itu," tegas dia.

Bupati Sambari Halim Radianto tambah Nurhamim, bahkan telah berjanji siap mengalokasikan APBD Gresik berapa pun nominalnya untuk penanganan banjir Kali Lamong sesuai kewenangan daerah. "Kalau Pak Bupati siap seperti itu, kan DPRD tinggal mengawal kebijakannya sesuai dengan tugas dan fungsinya," tuturnya.

Nurhamim juga mengungkapkan, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan di Jatim, yang di dalamnya juga menyangkut penanganan banjir Kali Lamong. Dalam Perpres itu, Pemerintah Pusat siap menggelontorkan APBN sebesar Rp 1,40 triliun.

"Jadi, pemerintah pusat dengan anggaran itu siap normalisasi Kali Lamong, sementara pembebasan atau pengadaan lahannya menjadi wewenang daerah," pungkas dia. (hud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...