Kamis, 29 Juli 2021 03:48

Kunker di Lamongan, Arumi: PKK Ujung Tombak Penurunan Stunting

Kamis, 30 Januari 2020 22:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nurqomar Hadi
Kunker di Lamongan, Arumi: PKK Ujung Tombak Penurunan Stunting
Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak saat kunjungan kerja di Lamongan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Penuntasan stunting bisa cepat tercapai jika dilakukan dengan prinsip gotong royong dengan melibatkan banyak pihak, serta peran serta dari berbagai kalangan masyarakat. Termasuk di antaranya peran dari kader PKK yang memiliki kader hingga tingkat desa. 

Hal itu dikatakan Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak di Pendopo Lokatantra Lamongan usai melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Monev Stunting dan Kematian Ibu dan Bayi (KIB) di Desa Karangturi, Kecamatan Glagah, Kamis (30/1).

Arumi menjelaskan pentingnya peran PKK dalam penanganan stunting. Karena mereka bisa menjadi ujung tombak dalam mengidentifikasi masalah yang ada di lapangan melalui kader posyandu.

Di sisi lain, Arumi mengungkapkan pentingnya edukasi stunting sejak remaja untuk menjaga kualitas hidup.

BACA JUGA : 

Kepoin Genbest Sasar Ibu Muda dan Remaja: Gaya Hidup Tak Sehat Berpotensi Lahirkan Bayi Stunting

Pilot Project Sekolah Orang Tua Hebat Resmi Dibuka di Lamongan

Dukung PEN, Kadin Kediri Ajak UMKM Ikuti Sosialisasi Perda Nomor 6 Bersama Arumi Bachsin

Pemkab Bojonegoro Gandeng Pendamping PKH Bantu Turunkan Angka Stunting

“Jika pada masa remaja mereka sudah memahami bagaimana cara mencegah stunting, Insya Allah akan melahirkan generasi bangsa yang berkualitas," ujarnya.

Sementara Bupatii Fadeli mengungkapkan percepatan penuntasan stunting sudah menjadi komitmen bersama oleh Pemkab Lamongan.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan memperluas intervensi penuntasan stunting. Dari yang hanya diwajibkan 10 desa prioritas, diperluas menjadi 31 desa prioritas pencegahan stunting.

Menurut Fadeli, intervensi sensitif pencegahan stunting di Kabupaten Lamongan dilakukan melalui berbagai program.

Di antaranya penuntasan open defecation free (ODF) dan Green and Clean yang sudah dilakukan sejak tahun 2014, serta percepatan penuntasan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) lima pilar di tahun 2020.

Selain itu Pemkab Lamongan melalui beberapa perangkat daerah terkait juga telah mengalokasikan dana sebesar Rp 6.732.512.100 untuk intervensi penurunan stunting melalui beberapa program.

Seperti program Pelita LA dari Dinas Kesehatan, Kelas Ibu Hamil dan Balita dari Dinas Kesehatan, Gemarikan dari Dinas Perikanan serta Gerakan Masyarakat Sehat yang dilakukan oleh lintas perangkat daerah.

Melalui komitmen ini, sehingga pada Agustus 2018 angka stunting di Kabupaten Lamongan yang mencapai 10,17 persen, pada Februari 2019 turun menjadi 9,48 persen dan pada Agustus 2019 menjadi 7,71 persen.

"Ini berarti dari Agustus 2018 sampai dengan Agustus 2019, Kabupaten Lamongan berhasil menurunkan stunting sebesar 2,46 persen,” ungkap Fadeli. (qom/ian) 

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...