Rabu, 08 April 2020 02:10

Praktisi Hukum: Bupati Langgar PP 11 Tahun 2017 Jika Tak Copot Sekda Gresik

Rabu, 29 Januari 2020 12:16 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Syuhud
Praktisi Hukum: Bupati Langgar PP 11 Tahun 2017 Jika Tak Copot Sekda Gresik
Aditya, S.H.

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Praktisi Hukum Aditya Hudi, S.H. angkat bicara terkait ditetapkannya Sekda Andhy Hendro Wijaya (AHW) sebagai tahanan kota dalam kasus korupsi pemotongan insentif pajak di BPPKAD Gresik.

Menurut dia, penetapan tahanan kota Sekda Andhy Hendro Wijaya adalah dagelan politik. Sebab, seharusnya Andhy Hendro Wijaya dinonaktifkan dari jabatan Sekda Gresik. "Menurut saya penahanan kota Sekda adalah dagelan politik," katanya, Rabu (29/1).

Advokat dari Law Office ini juga mengkritik sikap Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang masih mempertahankan Andhy Hendro Wijaya dari jabatannya sebagai sekda. Sebab, yang bersangkutan telah menjadi tahanan kota atas dugaan korupsi pemotongan dana insentif pegawai dan pejabat BPPKAD Gresik.

"Bupati sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Pemkab Gresik harus memiliki komitmen taat asas hukum. Sekda sudah ditetapkan sebagai terdakwa dan menjalani proses hukum. Harusnya segera dicopot," terangnya.

Ia menyampaikan, hal tersebut sesuai dengan amanat peraturan pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2017 Pasal 282 Huruf a juncto 276 huruf c. Isinya, pejabat berwenang berhak memberhentikan sementara PNS yang ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana.

"Jadi, tidak ada bedanya tahanan kota dengan jenis tahanan lain. Statusnya tetap tahanan. Secara hukum acara tetap penahanan, entah penahanan rutan, kota, atau rumah. Ya itu induknya penahanan. Jadi ini dagelan politik saja kalau Bupati tidak menonaktifkan sekda," cetusnya.

Dengan tidak dicopotnya sekda setelah ditetapkan menjadi tahanan kota, Aditya menuding Bupati Gresik telah melanggar dan membangkang terhadap amanat PP No. 11 Tahun 2017. "Soal alasan tahanan kota, saya rasa itu hanya pengelakan saja," paparnya.

Sekadar diketahui, pada sidang Senin (27/1) lalu, Majelis Hakim Tipikor I Wayan Sosiawan menetapkan Sekda Andhy Hendro Wijaya sebagai tahanan kota selama satu bulan, sejak 27 Januari 2020 sampai 25 Februari 2020.

Selanjutnya, persidangan terdakwa akan dipercepat dua kali dalam satu minggu, dan sidang akan dilanjutkan pada hari Jumat (31/1) mendatang. (hud/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...