Senin, 24 Februari 2020 18:30

Polisi Akhirnya Bongkar Makam Warga Prambon Korban Pengeroyokan, untuk Keperluan Autopsi

Rabu, 22 Januari 2020 17:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Polisi Akhirnya Bongkar Makam Warga Prambon Korban Pengeroyokan, untuk Keperluan Autopsi
Warga yang penasaran melihat proses pembongkaran makam Tadarus Faris Lukman Hakim.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD Sidoarjo bersama tim Forensik Satreskrim Polresta Sidoarjo, membongkar makam Tadarus Faris Lukman Hakim (23), warga Dusun Sigit RT 3 RW 3 Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon yang tewas diduga dikeroyok atau dianiaya orang yang tidak dikenal.

Pembongkaran makam tersebut dimulai pukul 08.00 WIB, Rabu (22/1) melibatkan 15 personel dari Tim Inafis dan Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD Sidoarjo. Serta 4 orang penggali kubur dari warga Dusun Sigit Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon.

Dalam pembongkaran di TPU Dusun Sigit itu terlihat ratusan warga sekitar yang menyaksikan pembongkaran jenazah tersebut. Lokasi makam Faris terlihat tertutup serta jalan ke arah makam dipasang garis polisi.

Menurut Kapolsek Prambon AKP Sumarsono, bahwa Faris meninggal dunia pada Selasa (14/1/2020) yang lalu. Korban tewas diduga karena penganiayaan yang dilakukan oleh kawanan orang yang belum diketahui. Polisi melakukan pembongkaran makam untuk mencari sejumlah bukti dan fakta yang menyebabkan korban meninggal.

Sebelum melakukan pembongkaran makam, pihaknya kordinasi meminta izin dari pihak keluarga korban. Selanjutnya autopsi itu dilakukan di tempat pembongkaran. Setelah autopsi selesai, jasad korban dikembalikan sebagaimana asalnya.

"Proses autopsi selesai sekitar pukul 11.25 WIB. Namun kami belum bisa menyampaikan secara rinci hasil autopsi tersebut. Nanti hasil autopsi akan disampaikan saat rilis di Mapolresta Sidoarjo," jelas Sumarsono kepada wartawan di lokasi pembongkaran mayat, Rabu (22/1/2020).

Untuk diketahui bahwa, Faris meninggal dunia diduga menjadi korban penganiayaan atau pengeroyokan di depan salah satu warkop di Dusun Sigit Desa Kedung Kembar Kecamatan Prambon Sidoarjo.

(korban semasa hidup)

Korban diantar pulang ke rumahnya dalam keadaan luka lebam di muka korban, pada Minggu (12/1/2020) lalu.

Kemudian Selasa (14/1/2020) siang, korban dibawa ke Klinik Pratama, Prambon. Melihat kondisi korban yang semakin parah. Faris kemudian dirujuk ke RS Mitra Sehat Prambon. Sekitar pukul 17.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...