Sabtu, 31 Juli 2021 03:29

Polisi Gerebek Tiga Pasangan Pelajar di Kamar Kost, Orang Tuanya Dipanggil

Sabtu, 18 Januari 2020 22:17 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Catur Andy
Polisi Gerebek Tiga Pasangan Pelajar di Kamar Kost, Orang Tuanya Dipanggil
Tiga pasang pelajar dan orang tua mereka di Mapolsek Sidoarjo Kota. Untuk membina mereka Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Supiyan berkodinasi dengan pihak terkait. foto: catur andy/ bangsaonline.com

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kamar Kos di Jalan Krembangan, Desa Kemiri RT 07/RW 03, Kecamatan Sidoarjo digerebek warga dan polisi, Sabtu (18/1). Tiga pasangan pelajar muda mudi digelandang ke kantor Polisi.

Dari informasi yang dihimpun, penggerebekan itu dilakukan sekitar pukul 02.00. Kejadian bermula saat warga sekitar mulai resah lantaran kerap mendapati pasangan muda mudi berada di dalam satu kamar kos.

Akhirnya, warga sepakat untuk melakukan penggerebekan malam itu. Tak disangka, pasangan muda mudi yang masih usia pelajar kedapatan di dalam kamar kos. Mereka juga masih belum memiliki surat keterangan menikah.

BACA JUGA : 

Sisir Perkampungan, Petugas Gabungan di Sidoarjo Amankan 18 Pelanggar PPKM Darurat

Operasi Yustisi, Polresta Sidoarjo Langsung Sidang Pelanggar di Tempat, Dendanya Rp 150 Ribu

Sukseskan PPKM Darurat, Forkopimda Sidoarjo Terus Jalin Sinergisitas

Patroli ​PPKM Darurat Hari Kedua, Mayoritas Warga Sidoarjo Mulai Patuh

Ada dua kamar yang digeledah warga dan petugas. Yakni kamar nomor 02. Di tempat itu, warga dan petugas mendapati pasangan ARA, 18, pria warga Gedangan dan HLU, 18, perempuan warga Porong.

“Keduanya belum ada ikatan pernikahan, dan sudah tinggal di kamar kos satu minggu,” terang Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Supiyan.

Kemudian warga dan petugas juga menggeledah kamar nomor 09A. Di dalam kamar itu terdapat dua pasangan muda mudi. Yakni AK, 16, pria warga Tanggulangin; AG, 17, pria warga Candi; LH, 18, perempuan warga Gedangan; dan KAM, 18, warga Candi.

“Yang kos adalah KAM. Sementara ketiganya alasan bermain. Mereka masuk kos itu pukul 00.30,” imbuh Supiyan.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tiga pasangan sejoli itu langsung diangkut ke Mapolsek Sidoarjo Kota. Polisi juga memanggil orang tua para sejoli itu. Tentu untuk kepentingan pembinaan lebih lanjut.

Di samping itu, polisi juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait. Baik dinas social maupun petugas satpol PP. Secara berkala, polisi dan petugas terkait akan melakukan pemantauan di lokasi itu ataupun sejumlah kamar kos yang ada di lokasi lain. Hal itu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. (cat)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...