Minggu, 29 Maret 2020 00:16

Sambut Imlek, Klenteng Tjoe Hwie Kiong Gelar Berbagai Acara

Sabtu, 18 Januari 2020 14:35 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
Sambut Imlek, Klenteng Tjoe Hwie Kiong Gelar Berbagai Acara
Halim Prayogo dan suasana dalam Klenteng.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menyambut Hari Raya Imlek tahun 2020 ini, Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Kota Kediri sudah mempersiapkan berbagai acara. Hal itu disampaikan Halim Prayogo, Bagian Tata Usaha Sekretariat Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Sabtu (18/1/2020).

Acara diawali pada Sabtu (18/1) sore, yakni memandikan seratus patung. Selain itu juga akan digelar festival lontong Cap Go Meh untuk seribu orang. Siapa pun boleh hadir untuk menikmati lontong secara gratis.

"Sedangkan sembahyang Imlek untuk menyambut tahun Baru Imlek akan dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2020 malam," terang Halim.

Klenteng Tjoe Hwie Kiong di jalan Yos Sudarso, Kota Kediri berdiri di tepi Sungai Brantas dan dibangun pada tahun 1895 oleh warga Tionghoa yang telah bermukim di Kediri. Mereka sebagian besar adalah perantauan yang berasal dari Fujian, Cina. Sebagian dari mereka tiba di Kediri melalui Sungai Brantas.

Perayaan Hari Raya Imlek sendiri tidak bisa dilepaskan dari peran Gus Dur. Gus Dur adalah pencetus sejarah Imlek di Indonesia, sebagai upaya mengakhiri diskriminasi yang ada saat itu. Gus Dur berkeinginan mengayomi semua umat beragama dan suku bangsa di Indonesia. Sehingga, Gus Dur berani mengambil sejumlah keputusan yang menjadi fenomena dan sejarah besar di Republik ini.

Setelah mencabut Inpres 14/1967 yang mengekang kebebasan warga Tionghoa untuk merayakan Imlek, Gus Dur menerbitkan Keppres No 6/2000 yang menjamin warga Tionghoa dapat menjalankan kegiatan keagamaan, kepercayaan, dan adat istiadatnya secara terbuka.

Tanpa Gus Dur tidak ada Imlek dan Cap Go Meh dirayakan secara terbuka. Tanpa Gus Dur, tidak ada barongsai dan naga turun ke jalan, tidak ada bahasa mandarin diajarkan di sekolah-sekolah, bahkan di pesantren. (kdr1/berbagai sumber)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...