Senin, 17 Mei 2021 03:48

Kejari Malang Tetapkan Mantan Kadinkes Jadi Tersangka

Selasa, 14 Januari 2020 17:17 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
Kejari Malang Tetapkan Mantan Kadinkes Jadi Tersangka
dr. Abdurrahman, Mantan Kadinkes Kabupaten Malang yang kini menjabat Direktur RSUD Kanjuruhan.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Polemik tentang kasus yang menjerat Yohan Charles sebagai Kabag Keuangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang di bawah kepemimpinan dr. Abdurrahman, kini terjawab sudah.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen akhirnya menetapkan dr. Abdurrahman, mantan Kepala Dinkes Kabupaten Malang yang saat ini menjabat Direktur RSUD Kanjuruhan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi dana kapitasi.

“Abdurrahman ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus tindak pidana korupsi penggunaan alokasi dana kapitasi Puskesmas. Yang mana uang operasional dan pelayanan tersebut sebagian digunakan untuk kepentingan pribadi, ketika yang bersangkutan menjabat Kadinkes,” terang Kajari Kepanjen Abdul Qohar kepada wartawan, Selasa (14/1).

Dijelaskan, dalam penyelidikan bahwa tersangka Abdurrahman memerintahkan tersangka Yohan untuk memotong dana kapitasi sebesar 7 persen dari total alokasi anggaran senilai Rp 8,5 miliar.

BACA JUGA : 

KPK Dikabarkan Lakukan Penggeledahan Terkait DAK 2011, Disdik Kabupaten Melang Tutup Layanan

15 Saksi Diperiksa, KPK Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi DAK di Dindik Malang

​Wabup Naik Jadi Plt Bupati Malang, Golkar Siapkan Kadernya

Aplikasi InMed Mudahkan Akses Kesehatan Warga Malang

“Kasus ini telah kita lakukan penyelidikan sejak Januari 2019. Dalam penyelidikan terungkap bahwa tersangka Abdurrahman terbukti memerintah Yohan untuk memotong dana kapitasi tersebut,” terangnya.

Berdasarkan bukti yang ada, lanjut Kajari, seluruh uangnya itu diterima Yohan Charles dari 39 bendahara puskesmas yang ada di Kabupaten Malang.

Qohar menjelaskan, penyidikan kasus ini memakan waktu lama, karena kejaksaan harus menggali keterangan dari sejumlah saksi, baik itu berasal dari puskesmas penerima dana kapitasi hingga sejumlah ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

“Semua kepala dan 39 bendahara puskesmas, pejabat struktural Dinas Kesehatan, Kasubbag Keuangan Dinas Kesehatan, dan Kepala Dinas Kesehatan. Baik yang saat ini menjabat atau pejabat saat itu, serta BPJS cabang Malang kami mintai keterangan semua, termasuk saksi ahli,” tandasnya.

“Namun, kami tidak menahan tersangka, karena yang bersangkutan ini cukup kooperatif, tiga kali kami panggil selalu datang,” sambung kajari.

Akibat perbuatannya, tersangka kami terapkan pasal 2 jounto pasal 3 jounto pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (thu/ian)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Minggu, 16 Mei 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Pembela utama korban kerusuhan 13 Mei 1998 adalah Ita Fatia Nadia. Aktivis perempuan ini kenyang teror. Bahkan ia pernah diancam oleh Jenderal Sintong Panjaitan.Ancaman itu dilakukan sang jenderal di Istana. Saat Fatia ...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...