Kamis, 02 April 2020 23:18

​Sempat Tolak Bantuan Anaknya, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik

Minggu, 12 Januari 2020 19:24 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
​Sempat Tolak Bantuan Anaknya, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik
Jenazah korban saat masih berada di puskesmas.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Jebakan tikus berupa kawat yang dialiri arus listrik kembali memakan korban jiwa di area persawahan di wilayah Ngawi.

Kali ini terjadi hari Sabtu (11/1) sekitar pukul 18.00 WIB, dengan korban atas nama Sungkono (45), warga Dusun Punukan, Desa Baderan, Kec. Geneng, Ngawi. Ia tewas tersetrum saat hendak menyalakan genset guna mengaliri arus listrik pada jebakan tikus yang telah dipasang. 

Sejatinya saat berada di pinggir pematang sawah tempat genset, Mahmud (27) anak lelaki korban sempat menghampirinya untuk memberikan bantuan menyalakan genset, tapi ditolak oleh Sungkono. Mahmud pun meninggalkan ayahnay yang kemudian menyalakan genset sendirian. 

Belum jauh meninggalkan lokasi area sawah milik orangtuanya itu, ia mendengar suara korban berteriak. Selanjutnya, Mahmud menghampiri Sungkono yang pada saat itu terjatuh di pematang sawah dengan posisi tangannya menempel pada kawat yang telah dialiri listrik dari genset.

Spontan, Mahmud mematikan genset dan berteriak meminta tolong pada warga yang sedang lewat. Bertepatan saat itu, lewat Warno (42) tetangga korban yang mengendarai sepeda motor. Akhirnya Mahmud berboncengan tiga membawa korban ke Puskesmas Geneng. 

Menurut keterangan saksi, saat diangkat dari sawah dan dibonceng dibawa ke puskesmas, korban masih bernapas. Namun sewaktu korban diperiksa oleh tim medis Puskesmas Geneng, dinyatakan telah meninggal, dan selanjutnya dilaporkan ke kantor Polsek Geneng.

"Korban meninggal akibat terkena setrum yang dipasang pada jebakan tikus. Sedangkan di tubuh korban tidak ada bekas-bekas penganiayaan kecuali pada tangan ada memar akibat terkena setrum," jelas Kapolsek Geneng AKP Dhanang Prasmoko saat dihubungi BANGSAONLINE.com.

Karena pihak keluarga telah menerima kematian korban sebagai musibah, selanjutnya jenazah korban langsung diserahkan pada pihak keluarga untuk dikebumikan. (nal/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...