Kamis, 20 Februari 2020 00:38

3 Pelaku Pengeroyokan di Keboharan Krian Ditangkap, 1 DPO

Kamis, 02 Januari 2020 21:41 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
3 Pelaku Pengeroyokan di Keboharan Krian Ditangkap,  1 DPO
Kapolresta Sidoarjo saat diwawancarai awak media terkait pengeroyokan hingga menewaskan satu pemuda di Desa Keboharan, Krian, Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Polresta Sidoarjo bergerak cepat dalam menangani kasus pengeroyokan yang menewaskan Salim Azhari (22), warga Kecamatan Tj. Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, pada Rabu (01/01/2019) dini hari.

"Tiga dari empat pelaku berhasil diamankan. Satu orang pelaku utama berinisial I dinyatakan buron," terang Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Zain Dwi Nugroho, Kamis (02/01/2020).

Tiga orang yang diamankan tersebut saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya adalah Dimas, Candra, serta Asfan. Dan, satu orang berinisial I, saat ini dalam proses pengejaran polisi.

Zain menambahkan, kasus pengeroyokan dan penganiayaan dengan pemberatan ini berawal dari adanya pesta miras. Pesta tersebut digelar pada malam tahun baru di tempat kost salah satu pelaku.

"Mereka bersama-sama menggelar pesta miras di kost salah satu tersangka," tambah mantan Sekpri Kapolri tersebut.

Dalam pesta miras tersebut, diduga adanya ketersinggungan. Salah satu pelaku meminta uang untuk membeli miras, namun tidak diberi. "Pemeriksaan awal karena ada ketersinggungan, tapi masih kami dalami. Karena tersangka utama masih buron dan kita kejar," ungkapnya.

Atas ketersinggungan itu, korban dianiaya dan dikeroyok. Akibatnya, korban tewas dan ditemukan warga tergeletak di depan gapura Desa keboharan, Kecamatan Krian. Hasil autopsi ditemukan dua luka tusukan di bagian belakang tubuh korban.

Sebelum meninggal, korban sempat menghampiri warung kopi yang tidak jauh dengan tergeletaknya korban.

Fanni salah satu pemuda penjaga warung mengungkapkan, sebelum meninggal, korban sempat meminta kertas tisu kepadanya. Karena kertas tisu yang diminta tidak ada, lantas korban berjalan meninggalkan warkop tersebut.

Kemudian, tidak lama berjalan, korban terjatuh tergeletak di depan warkop. Melihat korban tergeletak, Fanni lantas melaporkan peristiwa tersebut ke warga sekitar. Warga pun berdatangan.

Karena beralasan tidak berani mendekat dan menolong, selanjutnya warga meneruskan temuannya ke Polsek Krian dan korban dievakuasi ke rumah sakit. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Rabu, 19 Februari 2020 23:52 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji di...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...