Minggu, 05 April 2020 10:41

Pamekasan Kebanjiran Janda Sepanjang Tahun 2019, Hingga November Tercatat 1.426 Janda Baru

Rabu, 01 Januari 2020 12:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
Pamekasan Kebanjiran Janda Sepanjang Tahun 2019, Hingga November Tercatat 1.426 Janda Baru
Hery Kushendar, Panitera Muda (Panmud) Hukum Pengadilan Agama Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Pamekasan sepertinya bakal cocok jika mendapatkan julukan sebagai kota janda. Sebab, selama tahun 2019, tercatat jumlah janda mencapai 1.426 orang.

Banyaknya janda itu berdasarkan angka perceraian yang tercatat di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pamekasan.

Hal tersebut diungkapkan Panitera Muda (Panmud) Hukum Pengadilan Agama Pamekasan, Hery Kushendar. Ia mengatakan, jumlah janda dan duda di Pamekasan pada tahun 2019 sampai bulan November mencapai 1.426 orang. Rinciannya, terdiri dari cerai talak sebanyak 488 kasus, dan cerai gugat sebanyak 938 kasus.

"Cerai talak itu merupakan cerai yang diajukan oleh suami. Kalau cerai gugat, cerai yang diajukan oleh istri," kata Hery Kushendar kepada Bangsaonline.com, Selasa (31/12/19) kemarin.

"Angka tersebut belum termasuk bulan Desember. Untuk data yang Desember 2019 masih dalam tahap perekapan," ujarnya.

Hery Kushendar mengungkapkan, penyebab terjadinya perceraian tersebut sangat bervariatif, mulai dari faktor ekonomi, perselisihan rumah tangga, dan salah paham. Selain itu, ada juga faktor meninggal dunia dan suami yang tidak bertanggungjawab.

"Namun, penyebab terjadinya pencerain yang paling banyak disebabkan karena faktor pertengkaran dan perselisihan terus menerus," tuturnya.

Sedangkan untuk umur, lanjut Hery Kushendar, juga bervariatif. Dari muda, dan juga ada yang tua. "Tapi rata-rata masih banyak yang muda," ucapnya.

Karena itu, Hery Kushendar mengimbau kepada orang tua tidak terburu-buru menikahkan anaknya apabila belum cukup umur. Sebab menurutnya, usia juga akan berpengaruh terhadap kesiapan mental, yang nantinya berpengaruh dalam permasalahan rumah tangga yang bisa berujung dengan perceraian.

"Biasanya alasan orang tua itu menikahkan anaknya karena sudah sering keluar berdua bareng. Dinikahkan takut ada hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya minta dispensasi kawin di sini. Padahal, seharunya masih belum cukup umur untuk menikah," jelas Hery.

Sementara untuk pasangan suami-istri, khususnya yang memiliki permasalahan, Hery berpesan agar tak terburu-buru mengajukan guguatan cerai atau talak. 

"Jangan langsung ke sini (Pengadilan Agama), kalau bisa misal ada permasalahan ya dibicarakan dahulu, diskusi dulu bagaimana jalan keluarnya, barangkali menemukan solusi untuk berdamai. Jangan langsung mengajukan cerai," pungkasnya. (yen/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...