Rabu, 05 Agustus 2020 16:58

​2019, Bupati Bojonegoro Sebut Angka Kemiskinan Turun, IPM Naik

Senin, 30 Desember 2019 21:46 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Eky Nurhadi
​2019, Bupati Bojonegoro Sebut Angka Kemiskinan Turun, IPM Naik
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada tahun 2019 ini tercatat mencapai 154,64 ribu jiwa. Jumlah ini berdasarkan data dari Pemkab setempat berkurang sebesar 9,30 ribu jiwa dibandingkan dengan kondisi tahun 2018 sebesar 163,94 ribu jiwa.

Penduduk miskin di Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 sebesar 12,38 persen, sedangkan tahun 2018 sebesar 13,16 persen. Penurunan angka kemiskinan sebesar 0,78 persen di Bojonegoro ini diklaim lebih baik dibandingkan Jawa Timur yang sebesar 0,61 persen.

"Kemiskinan masih dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar. Ke depan kami akan terus berusaha menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro ini melalui terobosan-terobosan serta pelatihan yang dapat meningkatkan tingkat ekonomi warga," ujar Bupati Anna Muawanah saat press release akhir tahun 2019 di Pendopo Senin, (30/12).

Selain menurunkan angka kemiskinan, Bupati juga akan membangun Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM Kabupaten Bojonegoro menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.

"Data dari BPS Tahun 2018, IPM Kabupaten Bojonegoro mencapai 67,85 dan menempati urutan 26 kabupaten/Kota Se-Propinsi Jawa Timur. IPM Tahun 2019 diproyeksikan sebesar 68,11. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 0,26 dibandingkan tahun 2018," terangnya.

Kata dia, untuk peningkatan IPM diperlukan upaya peningkatan pada komponen IPM, yakni umur harapan hidup, rata-rata lama sekolah, dan daya beli masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi Migas di Kabupaten Bojonegoro melambat dibanding tahun sebelumnya, yaitu sebesar 4,41%. Namun untuk pertumbuhan ekonomi Non Migas mengalami kenaikan sebesar 5,66% pada tahun 2018.

"Ini berarti program pembangunan di Kabupaten Bojonegoro telah mampu menggerakkan sektor-sektor riil dalam pertumbuhan ekonomi," bebernya. (nur/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...