Minggu, 23 Februari 2020 08:43

Tahun 2019, KDRT di Bangkalan Meningkat

Jumat, 27 Desember 2019 14:02 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ahmad Fauzi
Tahun 2019, KDRT di Bangkalan Meningkat
Ismanto, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, BPP dan KB Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kabupaten Bangkalan di tahun 2019 terjadi sebanyak 7 kasus. Angka ini terhitung meningkat secara pelaporan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni 2 kasus.

Kasus KDRT di Bangkalan cenderung lebih banyak terjadi di lingkungan perkotaan daripada di desa. Faktor utamanya yakni ekonomi dan perselingkuhan.

"Ya mungkin karena di perkotaan kan cenderung masyarakatnya individualis ya, jadi kurang berinteraksi dengan sekitar. Kalau ada masalah semuanya diselesaikan sendiri tanpa minta pendapat kepada orang lain. Sedangkan kalau di desa kan lebih terbuka dengan sekitar, sehingga di perkotaan lebih banyak terjadi KDRT," ujar Ismanto, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP dan KB).

"Secara kuantitas memang meningkat, namun secara penyelesaiannya banyak yang berdamai. Kalau pelaporan ke kami jumlahnya meningkat, tapi ketika ditindaklanjuti ke Polres untuk jalur hukum biasanya mereka sudah berdamai. Jadi kalau dicek data di Polres mungkin berbeda dengan pelaporan yang di sini," tambah dia saat ditemui di kantornya, Jumat (27/12).

Untuk mengurangi tingkat KDRT, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke kecamatan yang dihadiri perangkat desa dan tokoh masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengimbau untuk tidak menyelesaikan masalah dengan tindakan kekerasan.

"Karena semuanya sudah diatur dalam Undang-Undang no 23 tahun 2004, bagi pelaku (KDRT, Red) akan dikenakan sanksi," ujar dia.

Dia berharap peran seluruh perangkat, mulai desa, kecamatan. Sebab, permasalahan yang terkait dengan kekerasan tidak hanya menjadi tanggung jawab BPP dan KB, namun juga terkait dengan berbagai pihak. (ida/uzi/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...